CD-ROM
Pengaruh pola komunikasi terhadap keberhasilan proses adaptasi dan akulturasi (survei pada Masyarakat sekitar tempat tinggal Mahasiswa UNMER Malang asal Flores) (CD)
ABSTRAKSI
Penelitian ini dilakukan oleh Yosefin Alphina Yunita, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi di bawah bimbingan Dodot Sapto Adi dan Christiana Sahertian. Penelitian ini mengambil judul : “PENGARUH POLA KOMUNIKASI TERHADAP KEBERHASILAN PROSES ADAPTASI DAN AKULTURASI (Survey pada masyarakat sekitar tempat tinggal mahasiswa Unmer asal Flores)”.
Pola komunikasi merupakan hubungan bentuk dan fungsi komunikasi yang selalu mengikuti aturan atau kaidah tertentu. Memahami pola-pola komunikasi yang hidup dalam suatu masyarakat tutur, atau masyarakat yang memiliki kaidah yang sama untuk berkomunikasi, akan memberikan gambaran umum dari perilaku masyarakat tersebut. Dari pola komunikasi juga dapat dipandang sebagai “cara-cara berbicara” yang merupakan bagian dari kebudayaan suatu kelompok masyarakat. Dalam proses adaptasi dan akulturasi seseorang terhadap suatu kelompok masyarakat dapat dipengaruhi juga oleh pola komunikasinya. Sebab pola komunikasi dapat menentukan seseorang dapat diterima atau tidak dalam suatu kelompok, komunitas atau masyarakat.
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini ditujukkan untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi mahasiswa Unmer etnik Flores terhadap keberhasilan proses adapatasi dan akulturasi dengan masyarakat etnik Jawa di sekitar tempat tinggalnya. Kegunaan praktis dari penelitian ini adalah diharapkan dapat meminimalkan konflik-konflik ataupun ketegangan-ketegangan sosial yang ada pada dalam kehidupan masyarakat yang berbeda kebudayaan khususnya antara masyarakat etnik Jawa dan masyarakat etnik Flores. Sedangkan untuk manfaat teoritisnya yaitu dapat menjelaskan pola komunikasi Com-Con serta konsep komunikasi antarbudaya yang digunakan apakah mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan proses adaptasi dan akulturasi sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi yang positif dalam perkembangan ilmu komunikasi.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian survey yaitu penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data yang diambil dari populasi tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan satu variabel bebas yaitu pola komunikasi dan dua variabel tergantung yaitu adaptasi dan akulturasi, dengan menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner yang disebarkan kepada 92 responden yang ditetapkan dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa antara mahasiswa Flores dengan masyarakat etnik Jawa sudah terjalin hubungan yang seimbang dan harmonis. Komunikasi dua arah yang aktif dengan saling memberikan respon yang positif yang berkesinambungan sudah terjalin. Hal ini dibuktikan melalui distribusi jawaban responden yang menunjukkan bahwa mayoritas responden yang menyetujui bahwa mahasiswa Flores sudah dapat menyesuaikan pola komunikasinya dengan pola komunikasi masyarakat etnik Jawa yang pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan proses adaptasi dan akulturasinya. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan searah yang kuat antara pola komunikasi dan keberhasilan proses adaptasi dan akulturasi. Sedangkan berdasarkan analisis regresi diketahui bahwa pola komunikasi mahasiswa Flores memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap keberhasilan proses adaptasi dan akulturasi dengan masyarakat etnik Jawa.
Tidak tersedia versi lain