CD-ROM
Pengaruh utang luar negeri dan penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (CD)
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penagaruh utang luar negeri dan penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dan juga untuk mengetahui perkembangan utang luar negeri dan besarnya penanaman modal asing (PMA) di Indonesia selama 10 tahun (1998-2007).
Teknik analisis data yang digunakan adalah yang pertama, analisis deskriptif, untuk mendeskripsikan besarnya utang luar negeri dan penanaman modal asing , serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui tabel persentase. Dan yang kedua, dengan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh besarnya utang luar negeri dan penanaman modal asing terhadap pertubuhan ekonomi Indonesia. Uji statistic yang digunakan adalah, yang pertama, uji simultan (F) untuk mengetahui tingkat signifikansi kedua variabel bebas (utang luar negeri dan PMA) terhadap variabel terikat (pertumbuhan ekonomi) secara bersama-sama pada tingkat signifikansi 0,05. Yang kedua, uji parsial (t) untuk mengetahui pengaruh nyata variabel bebas( X1 dan X2) terhadap variabel terikat.
Hasil perhitungan regresi linier berganda diketahui bahwa variabel utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dapat dilihat dari nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Sedangkan variabel PMA tidak berpengaruh signifikan (0,844 > 0,05). Ini disebabkan PMA tidak berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Dari persamaan regresi Y = 119.366 + 0,853 X1 + 0,795 X2, menunjukkan bahwa utang luar negeri dan PMA berpengaruh positif (searah) dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bila variabel utang luar negeri naik satu satuan maka PDB akan bertambah 0,853. Jadi, jika utang luar negeri naik sebesar US $ 1.000,- maka PDB akan bertambah US $ 853,-. Dan untuk PMA, jika naik satu satuan maka PDB akan bertambah 0,795. Jadi, jika PMA meningkat US $1.000,- maka PDB akan bertambah US $ 795,-. Dan sebaliknya jika utang luar negeri dan PMA menurun, maka PDB juga akan menurun. Yang harus diingat, bahwa utang luar negeri dan penanaman modal asing (PMA) berpengaruh secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Tidak tersedia versi lain