CD-ROM
Evaluasi sistem penggajian dan pengupahan sebagai upaya untuk meningkatkan pengendalian intern pada PT.Indohamfish Negara-Bali (CD)
ABSTRAKSI
Pada setiap perusahaan, dalam menjalankan aktivitasnya diperlukan sumber daya, misalnya : bahan baku, tenaga kerja, mesin-mesin, dan lain-lain. Salah satu sumber daya yang paling penting adalah tenaga kerja, karena segala aktivitas yang ada di perusahaan dilakukan oleh sumber daya manusia. Agar karyawan dalam melakukan aktivitasnya termotivasi untuk bekerja lebih giat, maka pembayaran gaji dan upah yang tepat waktu dan yang telah ditetapkan oleh perusahaan harus dilaksanakan dengan baik. Untuk dapat melaksanakan penggajian dan pengupahan yang memadai harus mencakup Sistem Pengendalian Intern. Pekerjaan sistem pada umumnya akan lebih ditekankan pada masalah bagaimana cara untuk memperbaiki Sistem Pengendalian Intern dan pengawasan akuntansi. Semakin berkembangnya perusahaan menuntut manajemen untuk dapat menciptakan suatu sistem informasi yang memadai. Sistem akuntansi yang baik salah satunya harus memenuhi prinsip-prinsip atau Sistem Pengendalian Intern. Sistem Pengendalian Intern dan keandalan data akuntansi, metode dan ukuran-ukuran yang terkoordinasi untuk menjaga kekayaan organisasi, mendorong efisiensi, dan untuk mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen. Tujuan pengendalian intern gaji dan upah dimaksudkan untuk mencegah adanya kekeliruan, pemborosan dan kesalahan pencatatan ataupun perhitungan, sehingga dapat ditetapkan berapa gaji dan upah yang harus diterima oleh karyawan. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan PT. Indohamafish di Bali : “ Bagaimana cara penerapan sistem pada penggajian dan pengupahan yang tepat agar dapat meningkatkan pengendalian intern pada perusahaan ? ”. Adapun sebab masalah yang dihadapi oleh PT INDOHAMAFISH Negara – Bali yakni lemahnya sistem otorisasi dan wewenang atas prosedur pencatatan gaji dan upah yang dilakukan perusahaan. Selain itu bagian-bagian perusahaan yang menangani sistem penggajian dan pengupahan berjalan secara tidak sempurna, hal ini terlihat dari tidak adanya pembagian tugas dan tanggung jawab (job dexcription) yang jelas antar masing-masing bagian tersebut. Hal tersebut dapat menyebabkan penerapan pengendalian intern yang dilakukan perusahaan kurang memadai.
Tidak tersedia versi lain