CD-ROM
Efektivitas pemungutan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Ambon dalam era pelaksanaan otonomi Daerah (CD + Cetak)
A B S T R A K S I
Sejak bergulirnya era reformasi yang ditandai dengan otonomi daerah, maka pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumahtangganya sendiri sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga masing-masing daerah berupaya untuk meningkatkan secara efektif PAD-nya dengan menggali sumber keuangan sendiri. Kondisi kota Ambon pasca konflik, mengharuskan pemerintah daerah kota Ambon bekerja keras meningkatkan PAD yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, laba perusahaan milik daerah (BUMD), dan PAD lain-lain yang sah, akibat banyaknya fasilitas yang berjalan tidak normal, serta rusak bahkan sebagian besar yang fasilitasnya belum ada sama sekali, yang sebenarnya dapat meningkatkan PAD kota Ambon.
Berdasarkan hasil penelitian ini, target yang ditetapkan untuk masing-masing pos penerimaan PAD sebagian besar sudah terealisasi dengan efektif dimana rata-rata penerimaan PAD telah mencapai 100%. Sehingga untuk penerimaan pajak daerah selama 5 tahun yakni dari tahun 2002-2006 cukup efektif yakni rata-rata mencapai 147,39%, hal ini tidak diikuti untuk pos penerimaan retribusi daerah yang rata-ratanya hanya mencapai 98,19% (belum efektif), sedangkan untuk penerimaan dari hasil laba perusahaan milik daerah (BUMD) juga cukup efektif yakni rata-ratanya mencapai 121,32%. Begitu pula dengan penerimaan dari hasil pendapatan lain-lain yang sah, yang tingkat pencapaian targetnya juga cukup efektif dengan rata-rata mencapai 108,15%. Sehingga hal ini memberikan dampak dalam tingkat pencapaian target PAD yang rata-ratanya mencapai 113,57%.
Tidak tersedia versi lain