CD-ROM
Pengaruh bauran promosi terhadap peningkatan penjualan pada perusahaan rokok Sekar Arum Blitar (CD)
Cepat berkembangnya keadaan perekonomian ini sangat dirasakan bahwa promosi merupakan salah satu bagian dari marketing mix untuk meningkatkan volume penjualan. Prospek pemasaran perusahaan rokok di Indonesia dewasa ini cukup menjanjikan, hal ini disebabkan karena rokok merupakan salah satu komoditi yang sangat diminati oleh masyarakat baik masyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan, namun dalam pemasarannya sangat tergantung pada promosi yang dilakukan perusahaan dimana bauran promosi yang dilaksanakan dapat menimbulkan umpan balik bagi perusahaan. Berdasarkan dari latar belakang tersebut diatas, maka diajukan judul “Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Peningkatan Penjualan pada PR. Sekar Arum Blitar”.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bauran promosi yang terdiri dari advertising, personal selling dan bauran promosi terhadap penjualan pada perusahaan rokok PR. Sekar Arum Blitar dan mengetahui variabel bauran promosi yang berpengaruh dominan terhadap penjualan pada PR. Sekar Arum Blitar.
Dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda didapatkan hasil perhitungan analisis dengan menggunakan program SPSS for Windows, dengan tingkat kepercayaan 95% ( = 5%) dan df = 3 ; 2 diperoleh nilai Ftabel = 19,16 sedangkan nilai Fhitung = 164,911 sehingga dapat dikatakan Fhitung lebih besar dari Ftabel sehingga Ho ditolak atau Ha diterima. Sehingga hipotesis I yang menyatakan bahwa diduga secara bersama-sama variabel Advertising (X1), Personal selling (X2) dan Sales promotion (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penjualan (Y), dapat diterima atau dibuktikan secara statistik.
Dilihat dari besarnya koefisien regresi dapat diketahui variabel bebas X1 (Advertising) adalah variabel bebas yang mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan variabel bebas yang lain. Hal ini dapat diketahui karena variabel bebas X1 (Advertising) mempunyai nilai koefisien regresi tertinggi yaitu 105,415 dibandingkan dengan variabel bebas yang lain. Sehingga hipotesis kedua yang menyatakan bahwa advertising mempunyai pengaruh dominan terhadap penjualan dapat diterima dan telah teruji secara statistik.
Besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,996 dan setelah disesuaikan didapatkan nilai R adjustnya sebesar 0,990 menunjukkan bahwa variabel Advertising (X1), Personal selling (X2) dan Sales promotion (X3) secara bersama-sama memberikan kontribusi/sumbangan sebesar 99,0% terhadap perubahan volume penjualan (Y), sedangkan sisanya sebesar 1,0% merupakan sumbangan/kontribusi variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain