CD-ROM
Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan rokok yang go public di BEJ (CD)
Peran manajer dalam meningkatkan prestasi manajemen perusahaan, sangat penting dalam merencanakan dan meramalkan kegiatan usaha yang akan dilakukan. Selain itu keberhasilan seorang manajer dapat diukur dan mengetahui perusahaan yang selama ini telah dicapai, sejauh mana keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan. Untuk menilai kinerja manajemen yang salah satunya adalah kinerja keuangan dalam mengelola perusahaan diperlukan suatu alat yang mampu memberikan informasi kepada pihak yang berkepentingan terhadap perkembangan perusahaan. Laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan. Tujuan Penelitan, Untuk mengetahui rasio-rasio keuangan pada perusahaan rokok yang go public di Bursa Efek Jakarta, Untuk menganalisis kinerja keuangan pada perusahaan rokok yang go public di Bursa Efek Jakarta, dengan menggunakan pendekatan bila dilihat dari dari analisis rasio keuangan.
Identifikasi Variabel , Analisis Rasio Keuangan, Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan. Jenis Data, Data Kuantitatif, Data Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik Analisa Data, Rasio Likuiditas, Rasio Rentabilitas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas. Rasio Pasar.
Dalam menilai kinerja keuangan pada PT.Gudang Garam, Tbk dan PT.HM. Sampoerna, Tbk melalui penerapan analisis ratio keuangan serta perkembangan kinerja keuangannya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Rasio Likuiditas, Current Ratio Dari hasil current ratio pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 PT. HM. Sampoerna, Tbk mengalami penurunan, sedangkan PT.Gudang Garam, Tbk current ratio dari tahun 2003-2006 mengalami kenaikan. Quick Ratio, Dari hasil quick ratio dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 dapat diketahui PT. HM. Sampoerna, Tbk mengalami penurunan, sedangkan pada PT.Gudang Garam, Tbk dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2005 mengalami penurunan, tahun 2006 mengalami kenaikan. Cash Ratio, Dari cash ratio dari tahun 2003 sampai dengan 2006 PT. Gudang Garam, Tbk tahun 2004 mengalami tapi untuk 2005 sampai dengan tahun 2006 mengalami kenaikan, Sedangkan PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai tahun 2006 mengalami penurunan. Rasio Rentabilitas, Return On Assets, Dari retur on assets tahun 2003 sampai 2006 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, sedangkan PT. HM. Sampoerna, Tbk mengalami kenaikan. Return On Equity, Dari return on equity pada tahun 2003 sampai dengan 2004 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, sedangkan PT. HM. Sampoerna, Tbk mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan PT.HM. Sampoerna lebih memperoleh keuntungan dari PT. Gudang Garam, Tbk. Dari rentabilitas ekonomi dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006, PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, yang menyebabkan perolehan laba juga mengalami penurunan. PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2002 sampai tahun 2006 mengalami kenaikan sehingga laba yang diperoleh juga mengalami kenaikan. Net Profit Margin, Dari net profit margin dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2006 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, PT. HM. Sampoerna dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2004 mengalami kenaikan, tahun 2005 mengalami penurunan dan tahun 2006 mengalami kenaikan. Gross Profit Margin, Dari Gross profit margin dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006, PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, sedangkan PT. HM. Sampoerna mengalami penurunan di tahun 2005, kemudian tahun 2006 mengalami kenaikan kembali. PT. HM. Sampoerna dapat menghasilkan laba kotor, sedangkan PT. Gudang Garam, Tbk kurang dapat memperoleh laba kotor.Rasio Aktivitas, Rasio Perputaran Aktiva Tetap, Dari rasio perputaran aktiva tetap dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 dapat diketahui PT. Gudang Garam,Tbk mengalami penurunan, kemudian di tahun 2006 mengalami kenaikan. PT.HM. Sampoerna dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 terus mengalami kenaikan. Perputaran Total Aktiva, Dari perputaran total aktiva dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, tahun 2006 mengalami kenaikan. PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 terus mengalami kenaikan. Dalam hal ini PT.HM. Sampoerna, Tbk lebih efektif menggunakan aktivanya untuk dapat mengelola penjualannya dibandingkan dengan PT.Gudang Garam, Tbk. Rasio Solvabilitas, Debt Ratio, Dari debt to Assets dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 PT.Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, sedangkan PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan 2005 mengalami kenaikan tapi di tahun 2006 mengalami penurunan. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui PT.HM. Sampoerna dapat menggunakan dananya yang diperoleh dari kreditu dibandingkan dengan PT. Gudang Garam, Tbk. Debt to Equity Ratio, Dari debt to equity ratio dari tahun 2003 sampai dengan 2006 dapat diketahui PT.Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan. PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 mengalami kenaikan, di tahun 2006 mengalami penurunan.Rasio Pasar, Earning per share, Dari Earning per share dari tahun 2004 dan tahun 2006 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, tahun 2005 mengalami kenaikan. PT.HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 mengalami kenaikan. Price earning ratio, Dari price earning ratio dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami penurunan, di tahun 2006 mengalami kenaikan, begitu juga dengan PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 mengalami penurunan, di tahun 2006 mengalami kenaikan. Book Value, Dari Book Value dari tahun 2003 sampai dengan 2005 PT. Gudang Garam, Tbk mengalami kenaikan, di tahun 2006 mengalami penurunan, sedangkan di tahun 2006 mengalami penurunan. PT. Gudang Garam, Tbk dari tahun 2003 sampai 2005 nilai riil sahamnya tidak ada perubahan, baru di tahun 2006 mengalami kenaikan. Net assets per share (NAPS), Dari Net assets per share dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 mengalami kenaikan, di tahun 2006 mengalami penurunan. Sedangkan PT. HM. Sampoerna, Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan PT. HM. Sampoerna dapat menggunakan aktiva bersihnya untuk menutup jumlah saham yang ada dibandingkan dengan PT, Gudang Garam, Tbk.
Tidak tersedia versi lain