CD-ROM
Penggunaan analisis ratio finansial untuk mengetahui prestsi manajer keuangan dalam mengelola perusahaan(perusahaan semen yang listing di BEJ) (CD)
ABSTRAKSI
Pada umumnya perusahaan membutuhkan seorang manajer yang memiliki kemampuan untuk mencari jalan keluar serta kreativitas tinggi untuk memperbaiki kondisi perusahaan. Oleh sebab itu penilaian atas prestasi manajer merupakan langkah awal yang dapat dilakukan perusahaan dalam memperbaiki kondisi usahanya. Hal ini dikarenakan manajer merupakan penanggungjawab operasional perusahaan sehingga keberhasilan perusahaan juga dapat disebabkan oleh keberhasilan manajer dalam mengelola perusahaan.Salah satu cara untuk menilai kondisi dan prestasi keuangan suatu perusahaan adalah dengan menggunakan ratio yang menunjukkan antara dua data keuangan. Analisis dan penafsiran berbagai ratio akan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap prestasi manajer dan kondisi keuangan dari pada analisis hanya terhadap data keuangan saja. Dengan demikian untuk mengetahui perkembangan perusahaan dapat dilakukan dengan cara menganalis ratio finansial. Dengan analisis ratio terhadap laporan finansial tersebut akan dapat diketahui gambaran tentang hasil perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan dan dapat dipakai untuk mengukur prestasi manajer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi manajer dalam mengelola perusahaannya melalui analisa ratio finansial.
Sumber Data, Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data tersebut terdiri dari laporan keuangan yang berupa neraca, laba rugi, aliran kas, perubahan modal beserta catatan atas laporan keuangan pada periode 2002-2006. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif yang digunakan adalah berupa neraca, laba rugi, aliran kas, perubahan modal. Sedangkan data kualitatifnya meliputi sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi perusahaan, dan gambaran umum perusahaan.
Penelitian ini meneliti tentang analisis rasio finansial yang akan digunakan sebagai alat untuk mengukur prestasi manajer. Objek penelitian ini adalah perusahaan semen yang listing di BEJ yaitu PT.Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, PT. Semen Gresik, Tbk, dan PT.Holcim Indonesia, Tbk, dengan menggunakan data laporan keuangan dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2006. Dari hasil perhitungan analisis rasio dapat disimpulkan sebagai berikut : Dalam rasio likuiditas yang diukur dengan menggunakan current ratio, quick test rasio, net working dan rasio arus kas operasi menunjukkan bahwa PT. Semen Gresik, Tbk memiliki tingkat likuiditas yang paling baik. Sedangkan pada PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memiliki tingkat likuiditas yang sedang. Pada PT. Holcim Indonesia, Tbk memiliki tingkat likuiditas kurang baik. Rasio solvabilitas yang diukur dengan debt to asset rasio, debt to equity rasio, equity multiplier dan rasio total hutang menunjukkan bahwa PT. Semen Gresik, Tbk memiliki tingkat solvabiltas yang paling baik. Sedangkan pada PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memiliki tingkat solvabilitas yang sedang. Pada PT. Holcim Indonesia, Tbk memiliki tingkat solvabilitas kurang baik. Rasio profitabilitas yang diukur dengan gross profit margin, net profit margin, net profit margin, return on asset, return on equity, productivity rasio dan earning pershare menunjukkan bahwa PT. Semen Gresik, Tbk memiliki tingkat profitabilitas yang paling baik. Sedangkan PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memiliki tingkat profitabilitas yang sedang. Pada PT. Holcim Indonesia, Tbk memiliki tingkat profitabilitas yang kurang baik.Rasio aktivitas yang diukur dengan receivable turn over, rata-rata penerimaan piutang, inventory turn over, lamanya persediaan mengendap dan total asset turn over menunjukkan bahwa PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk mempunyai tingkat aktivitas yang paling baik. Sedangkan PT.Semen Gresik, Tbk memiliki tingkat aktivitas yang sedang. Pada PT.Holcim Indonesia, Tbk memiliki tingkat aktivitas yang kurang baik. Secara keseluruhan prestasi manajer keuangan PT. Semen Gresik, Tbk yang paling baik. Hal ini terlihat adanya keberhasilan kinerja manajer keuangan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Keberhasilan ini dapat dilihat dari semua aspek, yaitu aspek likuiditas, solvabilitas, profitabilitas yang efektif dan efisien. Sehingga memungkinkan PT. Semen Gresik, Tbk beroperasi secara terus menerus dan memperoleh laba optimal. Sedangkan prestasi manajer keuangan PT.Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk secara keseluruhan berada pada tingkat sedang. Hal ini dikarenakan sudah cukup efektif tetapi belum efisien. Pada PT.Holcim Indonesia, Tbk prestasi manajer keuangannya berada pada tingkat kurang baik. Ini dikarenakan hampir di semua aspek belum cukup efektif dan efisien.
Tidak tersedia versi lain