CD-ROM
Analisis rasio untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah Kota Malang (CD)
Sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, pemerintah daerah diberi kewenangan yang luas dalam menyelenggarakan semua urusan pemerintah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi kecuali kewenangan bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter, fiskal, agama dan kewenangan lain yang ditetapkan peraturan pemerintah. Pemberian otonomi yang luas dan desentralisasi membuka jalan bagi pemerintah untuk melakukan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada kepentingan publik. Pengukuran kinerja sangat penting untuk menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah kota Malang sebagai salah satu pihak yang diserahi tugas menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah untuk dinilai apakah pemerintah kota Malang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak.
Permasalahan yang ada adalah ditujukan untuk Mengukur sejauh mana kemampuan Pemerintah Daerah Kota Malang dalam membiayai sendiri semua kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Variabel Opersionalnya meliputi Analisis Rasio Keuangan dan Pengukuran Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah. Sumber data berupa data sekunder yang terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan wewancara dan dokumentasi. teknik analisis data dengan menggunakan Rasio Kemandirian Keuangan, Rasio Aktifitas, Rasio Efektifitas, Rasio Pengelolaan Belanja, dan Rasio Pertumbuhan. Kesimpulannya adalah berdasarkan analisis rasio keuangan yang digunakan yang terdiri dari Rasio Kemandirian Keuangan, Rasio Aktifitas, Rasio Efektifitas, Rasio Pengelolaan Belanja, dan Rasio Pertumbuhan, rata-rata kinerja pengelolaan keuangan kota Malang adalah baik. Namun ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki oleh pemerintah kota Malang seperti kemandirian keuangan kota Malang yang masih rendah dan aktifitas pemerintah kota Malang dalam membelanjakan dana yang sebagian besar untuk belanja rutin.
Tidak tersedia versi lain