CD-ROM
Pengaruh stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi terhadap harga saham (studi pada perusahaan manufaktur di BEJ) (CD)
Pengembangan usaha berkaitan dengan usaha peningkatan laba. Untuk mengembangkan usaha membutuhkan dana yang besar, hampir tidak mungkin dicukupi dengan modal sendiri. Sehingga mendorong perusahaan untuk mencari dana eksternal. Salah satu sumber eksternal bisa diperoleh dengan cara menerbitkan saham. Sedangkan kemampuan mengelolah perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan. Didalam laporan keuangan terdapat informasi operational cash flows yang menggambarkan kemampuan perusaaan beroperasi secara terus menerus. Selain itu, juga terdapat informasi laba bersih yang terdapat dalam laporan laba rugi, yang menunjukkan tingkat kesuksesan perusahaan dalam mengoperasikan perusahaan selama satu tahun. Kedua informasi yaitu operational cash flows dan laba dapat digunakan sebagai pertimbangan bagi investor dalam menanamkan modal di perusahaan. Sedangkan bagi perusahaan informasi operational cash flows dan laba digunakan sebagai faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam mendorong permintaan akan saham yang nantinya mampu menaiikan harga saham. Dengan naiknya harga saham, lebih memungkinkan perusahaan mencukupi kebutuhan dananya.
Berdasarkan latar belakang diatas, dalam penelitian yang berjudul “ Pengaruh Stabilitas Operational Cash Flows dan Laba Akuntansi Terhadap Harga Saham “ ini, permasalahan yang diajukan penulis adalah “Apakah pengaruh stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi secara parsial terhadap harga saham” dan “ Apa pengaruh stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi secara simultan terhadap harga saham” . Dalam memecahkan permasalahan ini penulis menggunakan pendekatan kuantitantif dengan menitik beratkan pada pengujian hipotesis, menggunakan data-data terukur dan menggunakan metode (alat analisis) statistik inferensia.
Dari perhitungan regresi linier berganda terhadap stabilitas operational cash flows, laba akuntansi dan harga saham, pada 11 perusahaan manufaktur kelompok otomotif dan komponen yang di jadikan sampel, diperoleh hasil bahwa stabilitas operational cash flows berpengaruh positif terhadap harga saham yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi 1,370. Sedangkan laba akuntansi berpengaruh negatif dengan nilai koefisien regresi –1,58. Pada pengujian secara simultan stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Koefisien determinasi sebesar 0.599 menunjukkan bahwa pengaruh stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi terhadap harga saham dapat dijelaskan oleh garis regresi sebesar 59,9% sedangkan pengaruh faktor-faktor selain stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi adalah sebesar 40,1%. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas operational cash flows dan laba akuntansi merupakan faktor yang harus diperhatikan perusahaan maupun investor
Tidak tersedia versi lain