CD-ROM
Program penanggulangan kemiskinan(studi implementasi proyek penanggulangan kemiskinan diperkotaan di Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun Kota Malang) (CD)
Berbagai program pengentasan kemiskinan yang telah dilaksanakan selama ini dirasa kurang berhasil maka dari itu persoalan tersebut telah menyadarkan pemerintah bahwa pendekatan yang dipilih dalam program-program penanggulangan kemiskinan sebelumnya perlu dikaji ulang program penanggulangan kemiskinan di Indonesia perlu diperkaya dengan upaya baik terhadap pemberdayaan lembaga-lembaga yang ada di masyarakat dengan tujuan agar supaya penanggulangan kemiskinan pada masa selanjutnya dapat dijalankan sendiri oleh masyarakat.
Oleh karena itu untuk mengatasi persoalan kemiskinan yang terjadi di perkotaan, pemerintah telah merancang suatu proyek ini mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan institusi lokal sehingga ada harapan bahwa keberlanjutan akan terjalin agar dapat mengatasi kemiskinan secara mandiri. Pemberdayaan ini dilakukan melalui penguatan kelembagaan lokal yang dapat berfungsi sebagai lembaga perantara untuk menjangkau lembaga formal, (Anonimous, Manual Proyek, Penanggulangan Kemiskinan Di Perkotaan, 2002:4).
Berdasarkan gambaran umum yang ada di atas maka dalam hal ini peneliti mengajukan penelitian yang berjudul: “Program Penanggulangan Kemiskinan” yang merupakan Studi Implementasi Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan Pada Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan di Pisang Candi Malang.
Masalah kemiskinan merupakan masalah serius yang harus ditangani. Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh pemerintah, namun kemiskinan masih belum dapat dituntaskan. Dengan memutuskan kebijakan yang tepat dan mengimplementasikan program penanggulangan kemiskinan yang efektif dan berkelanjutan diharapkan permasalahan yang satu ini dapat meringankan beban pemerintah.
Bermacam kebijakan telah dibuat oleh pemerintah Indonesia dengan pendekatan yang langsung ditujukan kepada masyarakat miskin namun sampai saat ini masih belum ada satu kebijakan yang mampu menanggulangi kemiskinan sampai bisa dikatakan berhasil. Bahkan kebanyakan dari kebijakan tersebut hanya dapat membuat masyarakat miskin merasakan adanya ketergantungan pada pemerintah, ada banyak faktor yang mempengaruhi implementasi dari kebijakan-kebijakan tersebut sehingga berjalan dengan baik. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, maka peneliti permasalahannya adalah sebagai berikut:“Bagaimana mengimplementasikan P2KP di Kelurahan Pisang Candi ?”.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun Kota Malang. Sehubungan dengan dilaksanakannya proyek penanggulangan kemiskinan di perkotaan (P2KP) di Kelurahan tersebut setelah data didapat, dianalisa dan dibahas maka didapat beberapa kesimpulan :
Dalam mewujudkan penyamaan persepsi serta tumbuhnya motivasi masyarakat terhadap adanya program P2KP ternyata bukanlah hal yang mudah hal ini tercermin dari banyaknya masyarakat yang masih belum memahami apa dan bagaimana P2KP dalam menumbuhkan kemandirian masyarakat agar mereka dapat menanggulangi kemiskinan yang mereka hadapi. Sedangkan proses sosialisasi telah dilakukan dan dilaksanakan seoptimal mungkin oleh para fasilitator sesuai dengan rencana yang telah terprogram dalam P2KP, dimana masyarakat sasaran dilibatkan secara langsung dalam pelaksanaan awal hingga akhir.
Proses pemilihan para implementator P2KP di kelurahan Pisang Candi dapat dikatakan cukup baik karena warga yang terpilih tersebut sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan sendiri oleh masyarakat. Bagaimanapun dalam hal ini masyarakat bertindak sebagai pelaksana, pengawas dan pengambil keputusan selama proyek berlangsung.
Pelaksanaan kegiatan P2KP dari tahap sosialisasi sampai pemetaan swadaya di Kelurahan Pisang Candi sudah bisa dikatakan baik hal ini dapat dilihat dari semua metode-metode secara berjenjang yang digunakan oleh pengurus P2KP yang mana semua kegiatan tersebut melibatkan beberapa kelompok antara lain tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok perempuan, tokoh pemuda dan khususnya masyarakat miskin yang menjadi sasaran P2KP.
Tidak tersedia versi lain