CD-ROM
Peranan Sistem Informasi Manajemen Pada Pendistribusian Barang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bersaing Pada Perusahaan Tenun Pelangi Lawang (CD)
Pengendalian distribusi barang yang semakin efektif pada dasarnya dapat menyebabkan lancarnya pendistribusian barang maka akan membawa keuntungan baik bagi perusahaan ataupun konsumen. Bagi perusahaan dapat meningkatkan volume penjualannya yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan profit yang diperoleh oleh perusahaan. Sedangkan bagi konsumen akan diperoleh keuntungan berupa kemudahan untuk memperoleh barang-barang ataupun jasa-jasa yang ditawarkan oleh produsen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem informasi manajemen distribusi barang yang diterapkan oleh Perusahaan Tenun Pelangi Lawang dan untuk menganalisis sejauhmana sistem nformasi manajemen dalam distribusi barang sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan bersaing dengan perusahaan lain. Adapun langkah-langkah teknik analisis kualitatif adalah sebagai berikut : mengetahui sistem informasi manajemen yang digunakan di perusahaan dalam pendistribusian barang, mengevaluasi peranan sistem informasi manajemen dalam pendistribusian barang yang ada di perusahaan dan membuat formulir-formulir sebagai alat di dalam pendistribusian barang.
Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Perusahaan Tenun Pelangi Lawang maka perusahaan harus segera melaksanakan standar saluran distribusi yang efektif yaitu dengan cara meneruskan saluran distribusi yang lama dengan menambah pembentukan saluran distribusi baru, sehingga produk dapat disalurkan dengan cepat dan diharapkan mampu meningkatkan volume penjualan untuk meningkatkan kemampuan bersaing. Pada Perusahaan Tenun Pelangi Lawang telah memiliki struktur organisasi dan telah melaksanakan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab, namun masih memerlukan penyederhanaan fungsi pencatatan yang dilakukan bagian administrasi pabrik dan administrasi keuangan, dan belum adanya kasir sebagai penerima pembayaran. Desain formulir-formulir yang digunakan dalam proses penjualan tunai yang berupa faktur penjualan tunai dan order pesanan masih kurang baik, yaitu menyangkut pengaturan kolom maupun pemasukan internal check dalam pembuatannya. Hal ini terlihat pada faktur penjualan tunai yaitu belum adanya tanda tangan dari pihak yang bertanggung jawab atas pengeluaran faktur, pengaturan kolom kode di depan kolom nama barang. Pada desain order pesanan tidak dicantumkan kolom total harga keseluruhan dan belum adanya kolom kode barang untuk memudahkan identifikasi. Laporan yang dihasilkan oleh informasi akuntansi distribusi pada perusahaan Tenun Pelangi Lawang hanya berupa buku penjualan dan kartu gudang. Hal ini dirasa kurang lengkap disebabkan tidak adanya laporan penjualan dan laporan analisis penjualan menurut daerah pemasaran dan menurut jenis produksi. Untuk memudahkan bagian penjualan dalam mengambil keputusan penjualan
Tidak tersedia versi lain