CD-ROM
Pengaruh upah dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada perusahaan onderdil sepeda "Moch Atim" Ngunut Tulungagung (CD)
Manusia merupakan salah satu sumber daya yang berperan sebagai penggerak atau pelaksana aktivitas-aktivitas yang dilakukan di dalam perusahaan yang mempunyai keterbatasan. Oleh karena itu, masalah pengelolaan sumber daya manusia merupakan masalah yang penting dalam perusahaan, apalagi dalam masa era globalisasi sekarang ini, lebih-lebih adanya persaingan yang semakin ketat. Dalam organisasi atau perusahaan, manusia mempunyai peran yang sangat penting atau dominan dalam mengelola sumber alam atau faktor produksi.
Untuk berhasil tidaknya suatu perusahaan tergantung dengan sumber daya manusia. Perusahaan akan maju atau bisa memenuhi target jika manusia selaku penggerak dapat bekerja secara optimal. Sumber daya manusia bisa bekerja secara optimal jika mendapatkan motivasi atau dorongan dari pimpinan. Motivasi tersebut dapat berupa upah dan insentif yang baik, dengan demikian karyawan atau sumber daya manusia akan termotivasi untuk bekerja atau melaksanakan tugas-tugasnya dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Maka dari itulah agar usaha tersebut berhasil seorang pimpinan di dalam memberikan motivasi terhadap tenaga kerja harus selalu memperhatikan akan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh tenaga kerja yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan hidupnya.
Suatu perusahaan dalam aktivitasnya tidak akan pernah lepas dari masalah-masalah yang dapat menghalangi tercapainya tujuan. Masalah tersebut antara lain berhubungan dengan faktor produksi tenaga kerja yaitu upah dan insentif terhadap produktivitas karyawan. Upah dan insentif karyawan bagian produksi mendapat perhatian cukup besar dari perusahaan, karena merekalah yang berhubungan langsung dengan proses produksi. Apabila upah dan insentif yang diberikan tidak sesuai dan tepat waktu, maka menyebabkan ketidakefektifan dan ketidakefisienan karyawan dalam bekerja sehingga akan menurunkan produktivitas kerja.
Menurunnya produktivitas kerja karyawan akhirnya dapat mempengaruhi pencapaian target produksi yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, perusahaan dan karyawan harus dapat menciptakan suatu kondisi kerja yang baik dan tertib. Adanya pemberian upah dan insentif yang baik, diharapkan dapat memotivasi karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Pelaksanaan pekerjaan yang dilandasi dengan sikap tanggung jawab dan karyawan akan lebih baik hasilnya bila dibandingkan dengan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan tanpa didasari oleh rasa tanggung jawab.
Bertitik tolak dari pengertian tersebut dan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : “Sejauh mana pengaruh upah dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada perusahaan onderdil sepeda “Moch Atim” Tulungagung. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis korelasi dan analisis regresi.
Analisis ini digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh antara upah dan insentif terhadap produktivitas kerja dengan menggunakan bantuan program SPSS for windows.
Nilai koefisien korelasi sebesar 0,997 menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara upah dan insentif dengan produktiivtas kerja karyawan. Sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,993, artinya perubahan produktivitas kerja karyawan ditentukan oleh upah dan insentif sebesar 99,3%. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa upah dan insentif secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi. Secara parsial upah dan insentif berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Nilai koefisien regresi upah sebesar 0,714 lebih besar dari nilai koefisien regresi insentif sebesar 0,638, artinya bahwa upah berpengaruh dominan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi.
Tidak tersedia versi lain