CD-ROM
Pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian produk air mineral "Aqua" (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Malang) (CD)
Aqua sebagai produsen minuman bermineral pertama kali di Indonesia telah berkiprah cukup lama di bidang usaha bisnis minuman dalam kemasan. Seiring dengan berjalannya waktu maka minuman bermineral dalam botol atau kemasan tak hanya aqua, akhir-akhir ini banyak merek baru untuk minuman bermineral dalam botol, karena pasar untuk minuman bermineral dalam botol sebagai peluang usaha banyak diminati konsumen. Untuk mengantisipasi permasalahan di atas maka perlu bagi perusahaan untuk mengetahui perilaku dari konsumennya. Perilaku dari konsumen tersebut dapat diketahui dengan jalan mengadakan penelitian tentang pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian, dalam hal ini adalah minuman bermineral aqua atau dengan melakukan diskusi langsung terhadap para pengguna produk pasca mereka melakukan pembelian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan saluran distribusi (X4) mempengaruhi keputusan pembelian (Y) produk air mineral “Aqua” studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Malang. Dan untuk mengetahui variabel yang dominan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian produk air mineral “Aqua” studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Malang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji f, dan uji t (uji parsial)
Pada dasarnya kegiatan pemasaran harus dimulai dengan usaha mengenal dan merumuskan kegiatan dan kebutuhan konsumen. Untuk menganalisa dan mengambil keputusan dalam pembelian produk air mineral, terlebih dahulu harus mengetahui siapa konsumennya, apa yang menjadi keinginan konsumen untuk membeli, serta kapan dan bagaimana membelinya. Pengusaha harus gencar dalam mempengaruhi dan memberikan informasi yang sebanyak-banyaknya, tanggapan yang kurang baik terhadap suatu produk seringkali disebabkan pemasar kurang mengetahui bagaimana perilaku konsumen terhadap barang atau jasa yang ditawarkan. Motif pembelian dari konsumen perlu diketahui oleh pemasar, sehingga diterapkan strategi pemasaran pada umumnya, secara tepat dan terarah kepada pembeli atau konsumen yang menjadi sasaran pasar. Dengan semakin banyaknya produsen yang menawarkan produk dan jasa maka konsumen memiliki pilihan yang semakin banyak. Dengan demikian kekuatan tawar menawar konsumen semakin besar. Hak-hak konsumen pun mulai mendapatkan perhatian besar, terutama aspek keamanan dalam pemakaian barang atau jasa tertentu. Terciptanya kepuasan pelanggan dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya hubungan antara perusahaan dan pelanggannya menjadi harmonis, memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan bagi perusahaan
Tidak tersedia versi lain