CD-ROM
Pengaruh absensi dan labour turn over terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada perusahaan Genteng Lestari Jaya Malang (CD)
Adanya kedisiplinan kerja diharapkan semua aktivitas akan dapat berjalan dengan lancar, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Oleh karena itu jika terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap kedisiplinan kerja, maka perusahaan harus segera melakuakan upaya pencegahan (preventif) terhadap penyimpangan-penyimpangan tersebut dan berusaha untuk meyakinkan para karyawan agar mereka bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku dalam perusahaan. Di Perusahaan Genteng “Lestari Jaya” Malang masih banyaknya karyawan yang sering datang terlambat atau pulang sebelum jam kerja berakhir, serta sering keluar masuknya karyawan (Labour Turn Over) sehingga dirasakan mengganggu kelancaran operasional perusahaan. Keadaan tersebut menggambarkan masih kurangnya disiplin kerja karyawan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh absensi dan LTO (Labour Turn Over) terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada Perusahaan Genteng “Lestari Jaya” Malang dan untuk menganalisis variabel yang berpengaruh dominan diantara absensi dan LTO (Labour Turn Over), terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada Perusahaan Genteng “Lestari Jaya” Malang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t.
Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa Variabel absensi dan LTO secara bersama-sama atau simultan maupun secara parsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Adapun kontribusi perubahan absensi dan LTO secara bersama-sama menyebabkan perubahan produktivitas kerja karyawan yang ditunjukkan oleh besarnya koefisien determinasi (R2) sebesar 0,983 artinya perubahan absensi dan LTO secara bersama-sama menyebabkan perubahan produktivitas kerja karyawan sebesar 98,3%, sedangkan sisanya sebesar 1,7% disebabkan oleh perubahan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap produktivitas kerja karyawan adalah absensi. Dengan demikian sebaiknya karyawan diberikan motivasi berupa insentif/bonus atau penghargaan bagi karyawan yang berprestasi agar mencapai produktivitas yang tinggi, karyawan diikutsertakan dalam pengelolaan perusahaan, sehingga karyawan merasa ikut serta memiliki dan akan lebih merasa bertanggung jawab terhadap perusahaan.
Tidak tersedia versi lain