CD-ROM
Pengaruh faktor keselamatan dan kesehatan kerja terhadap prestasi kerja karyawan bagian produksi di PT.Kutai Timber Indonesia Probolinggo (CD)
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam perusahaan, karyawan merupakan motor penggerak perusahaan bisa dikatakan bahwa manajer atau pimpinan perusahaan adalah orang yang memperoleh atau mencapai hasil secara tidak langsung dari karyawan. Karyawan merupakan partner kerja dan asset perusahaan untuk meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu penanganan karyawan harus dilakukan secara serius dan menyeluruh, artinya mengupayakan agar pendayagunaan potensi sumber daya manusia diiringi dengan perhatian pada kondisi dengan keadaan sosial karyawan.
Dengan adanya suatu jaminan sosial tenaga kerja di suatu perusahaan diharapkan dapat terciptanya suatu kondisi kerja yang kondusif karena jaminan sosial sebagai salah satu sarana yang berkaitan dengan produktivitas kerja karyawan, dengan adanya pemberian jaminan sosial tenaga kerja di suatu perusahaan, agar terdorong untuk bekerja secara lebih produktif sehingga menduklunng pencapaian dari tujuan perusahaan secara lebih optimal. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut di atas maka penulis tertarik untuk mengambil judul skripsi : Pengaruh Faktor Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Prestasi kerja Karyawan Bagian Produksi Perusahaan Pada PT. Kutai Timber Indonesia Probolinggo.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja secara bersama-sama terhadap prestasi kerja karyawan bagian produksi pada Perusahaan PT. Kutai Timber Indonesia Probolinggo. 2) Untuk mengetahui pengaruh yang dominan diantara variabel keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan bagian produksi pada PT. Kutai Timber Indonesia Probolinggo. Dengan menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda dari sampel sebanyak 50 karyawan.
Dari hasil penelitian diperoleh pada tingkat kepercayan 95% ( = 0,05) dan df = 2 : 47 diperoleh nilai F tabel sebesar = 3,20 sedangkan nilai F hitung = 16,559. Dengan demikian nilai F hitung > Ftabel sehingga H0 ditolak atau Ha diterima, jadi terbukti bahwa ada pengaruh yang nyata antara keselamatan dan kesehatan kerja secara bersama-sama terhadap tingkat prestasi kerja kerja, hal ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama yang menyatakan bahwa ada pengaruh yang nyata antara keselamatan dan kesehatan secara bersama-sama terhadap tingkat prestasi kerja bisa diterima dan teruji secara statistik.
Dari hasil uji t didapatkan hasil koefisien regresi yang ada ternyata variabel Keselamatan Kerja (X1) koefisien regresinya paling besar (0,450) dibandingkan dengan nilai koefisien regresi variabel bebas lainnya dan signifikan pada taraf nyata = 0,05 (r < 0,05), maka hipotesis yang menyatakan bahwa diduga variabel Keselamatan kerja (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap prestasi kerja kerja teruji dengan taraf nyata = 0,05.
Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,413 dan setelah diadakan penyesuaian (adjusted R2) menjadi 0,388 menunjukkan bahwa kombinasi variabel keselamatan kerja dan kesehatan kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 38,8% terhadap tingkat prestasi kerja kerja, sedangkan sisanya sebesar 61,2% merupakan sumbangan/kontribusi variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain