CD-ROM
Analisis pengaruh laba per lembar saham terhadap harga saham pada perusahaan go public kategori LQ-45 di BEJ (CD)
Earning per share (EPS) adalah laba per lembar saham. EPS sering dipandang sebagai angka yang memberikan ringkasan dari berbagai data akuntansi, angka EPS paling sering digunakan dalam publikasi mengenai performance perusahaan yang menjual sahamnya kepada masyarakat umum. Pada umumnya pemegang saham tertarik dengan EPS yang besar karena hal ini merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu perusahaan. EPS dapat menggambarkan kepada investor mengenai keuntungan yang akan diperoleh perusahaan yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan bersih dari setiap lembar saham.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris apakah ada pengaruh yang signifikan antara informasi dalam laporan keuangan khususnya laba per lembar saham terhadap harga saham perusahaan yang go public di BEJ yang masuk dalam kategori LQ-45. Sampel dalam adalah perusahaan perusahaan yang go public di BEJ yang masuk dalam kategori LQ-45 yang berjumlah 32 perusahaan, sedangkan periode pengamatan yaitu tahun 2004 dan 2005. Teknik analisis data yang digunakan adalah: uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis regresi linier sederhana, uji t dan analisis koefisien determinasi (R2).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang positif atau searah antara earning per share dengan harga saham. Dari analisis koefisien determinasi diketahui kontribusi earning per share terhadap variasi (naik turunnya) harga saham. Yang menunjukkan bahwa kontribusi earning per share terhadap variasi (naik turunnya) harga saham sebesar 0,350. Yang menunjukkan bahwa kontribusi earning per share terhadap variasi (naik turunnya) harga saham sebesar 35%. Sedangkan sisanya sebesar 65% merupakan kontribusi variabel atau faktor lainnya. Variabel atau faktor lainnya dapat berupa kebijakan dividen, kondisi politik dan kondisi ekonomi secara makro. Pengujian dengan menggunakan uji t dua sisi pada tingkat signifikan () 5% menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (5,776 < 2,000). Dari hasil perhitungan program komputer SPSS probabilitasnya adalah 0,000 (0,000 < 0,05), dengan demikian earning per share berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Bagi investor maupun calon investor yang berkeinginan menanamkan modalnya dipasar modal harus memperhatikan informasi yang relevan dan akurat bukan hanya sekedar informasi mengenai kinerja keuangan perusahaan saja, melainkan juga informasi lainnya (kondisi ekonomi secara makro dan suasana politik, kondisi pasar modal, kebijakan pemerintah dalam industri dan dunia usaha).
Tidak tersedia versi lain