CD-ROM
Pengaruh tingkat hutang terhadap return on equity (ROE) (Studi pada industri semen yang go public di bursa efek Jakarta) (CD)
Deni Ira Nofita dengan NPK 03320031 Pengaruh Tingkat Hutang Terhadap Rentabilitas Modal Sendiri (Studi pada Industri Semen yang go Publik di Bursa Efek Jakarta). Pembimbing I: Wahyu Wiyani, dan Pembimbing II: Andi Wijayanto.
Tingkat hutang dan rentabilitas modal sendiri merupakan aspek yang penting untuk diperhitungkan dalam perusahaan. Sebagian besar Industri semen yang go pablik di Bursa Efek Jakarta,menggunakan hutang dalam pendanaan perusahaan, padahal hutang yang tinggi belum tentu diikuti oleh rentabilitas yang tinggi pula. Dalam menentukan tingkat hutang harus memperhitungkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atas modal yang digunakan dalam operasional perusahaan, karena apabila tingkat hutang lebih tinggi dari kemampuan perusahaan menghasilkan laba maka akan menimbulkan kesulitan likuiditas bagi perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan bersifat asosiatif. Tekhnik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistic Program for Social Science) version 10,05. Tingkat kepercayaan adalah 95% atau signifikansi 5%. Yaitu apabila tingkat kesalahan diatas 5% maka dapat dikatan tidak signifikan (pengaruh variabel X terhadap Y tidak nyata / kecil).
Hasil analisis tingkat hutang pada Industri semen yang go public di Bursa Efek Jakarta, menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun, hal ini dapat diketahui dari hasil perhitungan DR, DER dan DTCR. Ini terjadi sebagian besar dirarenakan penurunan hutang jangka panjang dari tahun ke tahun.
Tingkat rentabilitas modal sendiri pada Industri semen yang go public di Bursa Efek Jakarta juga mengalami penurunan dari tahun 1999-2005. Ada beberapa yang mengalami peningkatan, tetapi sebagian besar tingkat rentabilitas modal sendiri menurun dari tahun ke tahun
Berdasarkan hasil analisis SPSS, secara simultan tingkat hutang berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas modal sendiri (Y). Secara parsial Ketiga variabel yaitu X1,X2 dan X3 yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Y adalah Variabel X2 dan X3. Hal ini disebabkan karena hutang jangka panjang memiliki jumlah yang relative besar serta jangka waktu yang lama daripada hutang jangka pendek. Sehingga membuat perusahaan memiliki beban financial yang tetap dalam waktu yang lama,selain itu hutang jangka pendek seperti: hutang gaji,sewa yang masih harus dibayar dan hutang bahan baku tidak mempunyai beban bunga.
Tidak tersedia versi lain