CD-ROM
Pengaruh manajemen konflik terhadap prestasi kerja karyawan (Studi pada PT.Pos Indonesia (Persero) Malang) (CD)
Pada zaman globalisasi ini, sumber daya manusia memegang peranan penting dalam melaksanakan produksi dan kegiatan organisasi. Sumber daya manusia mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seorang karyawan dalam suatu fungsi tertentu untuk menyelesaikan atau menjalankan tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya dengan baik dan lancer. Oleh karena itu, globalisasi mempunyai dampak pada percepatan pengembangan ilmu pengetahuan disatu sisi. Namun disisi lain dapat menyebabkan konflik pada manusia yang tidak siap menhadapi keadaan yang cepat berubah. Untuk itulah perlu dalam setiap organisasi atau perusahaan untuk mampu mengolah manajemen konflik agar dapat berfungsi dengan baik. Hal ini dilakukan suapay tujuan organisasi atau8 perusahaan dapat tercapai.
Untuk mengetahui pengaruh manajemen konflik terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Malang. P4enelitian ini diharapkan dapat dijadikan masukan (Input) kepada perusahaan dalam rangka meningkatkan prestasi kerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Malang. Dan juga bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan kajian untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam kosentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia,terutamayang berkaitan dengan penelitian serupa.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dilihat dari metodenya adalah penelitian survey dengan metode analisis regresi linear sederhana. Dalam penelitian ini mengambil objek penelitian PT. Pos Indonesia (Persero) Malang, jalan merdeka selatan No 5 Malang. Dengan jumlah karyawan 286 orang. Dengan teknik simpel sample yang diambil dari semua populasi adalah 74 oarang, yang dapat mewakili dari jumlah populasi yang ada.
Adanya faktor manajemen konflik dalam perusahaan PT Pos Indonesia Malang kepada karyawan ternyata memberikan pengaruh yang nyata (signifikan) terhadap peningkatan Prestasi kerja karyawan, dengan model persamaan regresi linier Y = 13.792 + 0.143 X, di mana Manajemen konflik mempunyai hubungan yang kuat terhadap peningkatan prestasi kerja sebesar 70.8% dan mempengaruhi keragaman Prestasi kerja karyawan sebesar 50.1%. Adanya linearitas pada hubungan antara Manajemen konflik dan Prestasi kerja tersebut, dapat diartikan bahwa semakin baik pelaksanaan Manajemen konflik (X), maka Prestasi kerja (Y) juga akan semakin meningkat. Demikian sebaliknya semakin kurangnya pelaksanaan Manajemen konflik (X), maka Prestasi kerja (Y) cenderung semakin menurun
Tidak tersedia versi lain