CD-ROM
Pengaruh pelatihan terhadap produktivitas kerja (Studi pada karyawan bagian PT.INKOR BOLA PASIFIC Sukorejo-Pasuruan) (CD)
Dalam mencapai tujuan yang ditetapkan, PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan tidak terlepas dari masalah. Salah satu masalah tersebut adalah menurunnya tingkat produktivitas karyawan yang ada didalamnya. Menanggapi masalah tersebut maka salah satu jalan yang ditempuh oleh PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan adalah dengan mengadakan program pelatihan. Dengan adanya program pelatihan ini diharapkan produktivitas kerja karyawan akan meningkat. Adapun permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah apakah pelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan baik secara parsial maupun simultan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap produktivitas kerja karyawan di bagian produksi PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan baik secara parsial maupun simultan. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan masukan dalam mengambil keputusan dan juga evaluasi bagi perusahaan untuk masalah pelaksanaan pelatihan dalam hubungannya dengan produktivitas kerja karyawan. Selain itu manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai penambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman terutama masalah pelaksanaan pelatihan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan di PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan Jalan Raya Surabaya Malang Km.52-53 Sukorejo-Pasuruan. Dan analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara variabel pelatih/instruktur pelatihan, variabel materi pelatihan, variabel metode pelatihan dan variabel peserta pelatihan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Dan untuk Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah semua karyawan bagian produksi di PT. Inkor Bola Pasific Sukorejo-Pasuruan yang pernah mengikuti pelatihan yaitu sejumlah 297 orang. Sedangkan yang diambil sebagai sampel sejumlah 75 orang.
Berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaan, yaitu: Y = -0,606 + 0,487X1 + 0,293X2 – 0,125X3 + 0,472X4. Dari persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa -0,606 adalah nilai konstanta atau tetap yang artinya apabila variabel pelatih/instruktur pelatihan (X1), materi pelatihan (X2), metode pelatihan (X3), dan peserta pelatihan (X4) dianggap tidak ada atau nol, maka akan nilai produktivitas kerja karyawan (Y) adalah -0,606. Nilai 0,487 adalah nilai koefisien regresi untuk variabel pelatih/instruktur pelatihan (X1) terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), artinya setiap ada peningkatan sebesar satu-satuan untuk variabel pelatih/instruktur pelatihan (X1) maka variabel produktivitas kerja karyawan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,487. Nilai 0,293 adalah nilai koefisien regresi untuk variabel materi pelatihan (X2) terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), artinya setiap ada peningkatan sebesar satu-satuan untuk variabel materi pelatihan (X2) maka variabel produktivitas kerja karyawan akan mengalami peningkatan sebesar 0,293. Nilai -0,125 adalah nilai koefisien regresi untuk variabel metode pelatihan (X3) terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), artinya setiap ada penurunan sebesar satu-satuan untuk variabel metode pelatihan (X3) maka variabel produktivitas kerja karyawan (Y) akan mengalami penurunan sebesar 0,125. Dan Nilai 0,472 adalah nilai koefisien regresi untuk variabel peserta pelatihan (X4) terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), artinya setiap ada peningkatan sebesar satu-satuan untuk variabel peserta pelatihan (X4) maka variabel produktivitas kerja karyawan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,472. Untuk Koefisien korelasi berganda (R¬¬) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa secara bersama-sama (simultan) variabel pelatih/instruktur pelatihan (X1), materi pelatihan (X2), metode pelatihan (X3), peserta pelatihan (X4) berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) sebesar 80,4%. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,647. Angka ini menunjukkan bahwa variabel Instruktur Pelatihan (X1), Materi Pelatihan (X2), Metode Pelatihan (X3), Peserta Pelatihan (X4) dapat menjelaskan variasi atau mampu memberikan kontribusi terhadap variabel terikat (Produktivitas kerja karyawan) sebesar 64,7%, sedangkan sisanya sebesar 35,3% disebabkan oleh variabel lain di luar variabel penelitian.
Tidak tersedia versi lain