CD-ROM
Pengaruh transaksi saham dan tingkat suku bunga (SBI) terhadap IHSG pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta (CD)
Bursa efek atau pasar modal mempunyai peranan penting bagi badan usaha, investor ataupun pemerintah, khususnya badan usaha yang go public akan memperoleh dana segar untuk dimanfaatkan dalam memperbaiki struktur modal perusahaan dan meningkatkan nilai bagi perusahaan. Bagi investor atau masyarakat, pasar modal dapat memperbanyak pilihan dalam penyaluran dana melalui investasi sehingga tidak hanya dalam bentuk tabungan atau deposito saja sedangkan bagi pemerintah, keberadaaan Bursa Efek dapat digunakan dalam pengalokasian dana masyarakat ini dalam sektor yang lebih produktif dan efisien, guna mempercepat kemajuan pertumbuhan nasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah volume transaksi saham dan tingkat suku bunga SBI berpengaruh terhadap indeks harga saham gabungan pada perusahaan yang go public di Bursa Efek Jakarta, untuk mengetahui manakah yang mempunyai pengaruh paling dominan diantara volume transaksi saham dan tingkat suku bunga SBI terhadap indeks harga saham gabungan dan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dalam bidang yang dikaji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persamaan Regresi adalah sebagai berikut :Y = -81490,3 + 0,007X1 + 8686,729X2. Dari persamaan dapat diambil kesimpulan bahwa konstanta menunjukkan besarnya IHSG sebesar -81490,3, jika tidak dipengaruhi volume transaksi saham dan tingkat suku bunga (SBI) (X1,X2 = 0), maka variable dependen yaitu IHSG (Y) berkurang sebesar 81490,3. Koefisien volume transaksi saham sebesar 0,007 menunjukkan bahwa pengaruh volume transaksi saham terhadap IHSG adalah positif atau searah. Koefisien regresi tingkat suku bunga (SBI) sebesar 8686,729 menunjukkan bahwa pengaruh tingkat suku bunga (SBI) terhadap IHSG adalah positif atau searah, dalam hal ini jika tingkat suku bunga (SBI) mengalami kenaikan Rp 1,- maka IHSG akan naik sebesar 8686,729 dengan asumsi volume transaksi saham perusahaan (X1) konstan. Sedangkan Variabel independen (volume transaksi saham dan tingkat suku bunga) mempunyai pengaruh secara simultan terhadap IHSG. Hal ini menunjukkan model dalam penelitian ini dapat diterima dan valid. Volume transaksi saham dan tingkat suku bunga mempengaruhi pihak investor dalam menentukan penanaman investasi kepada perusahaan
Tidak tersedia versi lain