CD-ROM
Dampak penyaluran kompensasi BBM (bahan Bakar Minyak) bagi masyarakat miskin : studi di kelurahan Kucur kecamatan Dau kabupaten Malang (CD)
Latar belakang penelitian berawal dari kompensasi terhadap kenaikan harga barang dan jasa yang diakibatkan kenaikan BBM pada awal Maret 2005 dan yang mungkin akan dilakukan kembali pada waktu 1 Oktober 2005, Pemerintah meluncurkan program kompensasi pengurangan subsidi BBM, yang pada tahun anggaran 2005 meliputi: bantuan/subsidi di bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan infrastruktur perdesaan, termasuk bantuan langsung tunai (BLT) yang segera akan diluncurkan. Untuk meringankan beban hidup warga miskin pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah memberikan bantuan dana tunai. Sudah tiga pekan sejak dana kompensasi itu disalurkan, berbagai persoalan mulai timbul di lapangan. Sebelum pada tahap pembagian dana tunai, badan pusat statistik telah mendata warga miskin di seluruh Indonesia. Hasilnya tercatat ada 15 juta kepala keluarga miskin. Jumlah ini diperoleh setelah BPS menetapkan sederet kriteria sebagai sarat untuk berhak mendapat dana 300 ribu setiap 3 bulan . Dari sekilas pembahasan diatas menarik minat peneliti untuk mengadakan penelitian tentang “Dampak Penyaluran Kompensasi BBM ( Bahan Bakar Minyak ) Bagi Masyarakat Miskin (Studi di Kelurahan Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang)”
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui Dampak Penyaluran Kompensasi BBM Bagi Masyarakat Miskin dan Untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap program BLT (Bantuan Langsung Tunai)
Metode yang digunakan dalam rangka penelitian adalah dengan menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk fokus penelitian antara lain mengenai proses penerimaan dan penggunaan BLT (Bantuan Langsung Tunai) Populasi dari penelitian adalah 420 rumah tangga/ KK penerima BLT ( Bantuan Langsung Tunai ), bagian yang diambil dan ditetapkan dengan cara acak ditiap-tiap dusun yang jumlahnya 7 dusun, yaitu penerima BLT di Desa Kucur Kec dau.dari jumlah populasi yang ada ditiap-tiap dusun dengan alasan jumlah populasi ditiap dusun tidak sama, maka dari jumlah itu kami menetapkan 10% responden sebagai sampel atau sejumlah 42 rumah tangga/KK penerima BLT ( Bantuan Langsung Tunai).
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa dampak dari penyaluran BLT sangat berpengaruh terhadap pemilihan katgori penerima BLT, Kepuasan dana BLT, Pengarahan dalam proses penerimaan BLT, Adanya penyimpangan dana BLT. Sedangkan tanggapan masyarakat mengenai program BLT diterima secara positif karena dapat menunjang kebutuhan yang belum tercukupi khususnya masyarakat miskin.
Tidak tersedia versi lain