CD-ROM
Persepsi pedagang kaki lima terhadap kinerja satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) : studi kasus pedagang kaki lima pasar senggol Maninjau Sawojajar kota Malang (CD)
Ahmad Muhajir Anshori adalah seorang mahasiswa semester delapan Universitas Merdeka Malang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dimana penulis dalam setiap penulisan penelitian ini “Persepsi Pedagang Kaki Lima Terhadap Kinerja Satpol PP” selalu dibantu dan dibimbing oleh Bpk. Bonaventura Ng dan Bpk Nawawi selaku Dosen Pembimbing I dan II dimana beliau berdua adalah Dosen dengan jabatan Pembina Tingkat dan Lektor Kepala di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang.
Bertitik tolak dari taraf hidup masyarakat yang masih di bawah garis kemiskinan terlebih di era krisis multi dimensi yang berkepanjangan ini, sedangkan lapangan pekerjaan yang harusnya disediakan pemerintah semakin hari semakin terbatas jumlahnya mau tak mau menuntut masyarakat golongan ekonomi menengah kebawah harus memeras keringat di pinggir-pinggir jalan, di pusat-pusat pertokoan hanya untuk sekedar menyambung nyawa, berangkat dari situlah para Pedagang Kaki Lima itu ada dan semakin menjamur di seluruh pinggiran kota-kota besar. Namun kenyataannya keberadaan Pedagang Kaki Lima dianggap mengganggu lalu lintas, keindahan, kebersihan dan tata ruang kota, sehingga keberadaan mereka yang ada dijalanan dalam hal ini para Pedagang Kaki Lima sering kali bersitegang dengan aparat Dinas Pasar dan SATPOL PP yang sering menertibkan keberadaan pedagang kaki lima yang ada di sudut-sudut jalan, pasar, bahkan daerah pusat kota. Sementara para pedagang kaki lima justru mengganggap keberadaan mereka sah dan tidak mengganggu masyarakat lainnya, apalagi bagi golongan ekonomi lemah keberadaan mereka sangat membantu dalam penyediaan barang-barang dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Dan secara ekonomi politik, keberadaan mereka bukan sebagai pilihan tapi itulah lapangan kerja satu-satunya yang dapat mereka lakukan.
Mungkin pada alinea kedua dalam latar belakang inilah yang menjadikan pemikiran utama penulis untuk menelitinya dari segi pedagang kaki lima yakni mengenai persepsi mereka terhadap kinerja satpol pp. Seperti kita ketahui bersama, bahwa Aparat Satuan Polisi Pamong Praja sering kali bersi tegang dengan para Pedagang Kaki Lima. Dalam hal ini penulis mengkhususkan pada persepsi pedagang kaki lima yang ada dipasar senggol maninjau sawojajar malang.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, penulis menggunakan tehnik kualitatif yang digunakan untuk menyimpulkan informasi dengan tema umum yang mencakup jawaban – jawaban khusus, sedangkan untuk tempat atau lokasi penelitian adalah pasar senggol maninjau sawojajar malang dengan populasi dan sampel para pedagang kaki lima yang pernah bermasalah dengan satpol pp.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh dilapangan, dimana pada umumnya Persepsi Pedagang Kaki Lima Pasar Senggol Maninjau Sawojajar Malang dapat disimpulkan bahwa Kinerja Satpol PP pemerintah kota Malang kurang baik, dimana para pedagang kaki lima tersebut menilai Satuan Polisi Pamong Praja kurang tegas dalam menjalankan tugasnya mereka menganggap Satpol PP terkesan pilih kasih dalam penerapan kebijakan penertiban terhadap pelanggaran peraturan daerah dengan kata lain Satuan Polisi Pamong Praja melakukan standar ganda dalam menjalankan tugasnya.
Tidak tersedia versi lain