CD-ROM
Peranan simpanan masyarakat terhadap kredit yang disalurkan pada bank Jatim cabang Malang (CD)
Lembaga perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai nilai strategis dalam kehidupan perekonomian suatu negara. Selain sebagai agen pembangunan, Lembaga ini juga berperan dalam kegiatan perkreditan, dan berbagai jasa yang diberikan. Selain itu, lembaga ini juga melayani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan mekanisme sistem pembayaran bagi semua sektor perekonomian. Adanya peranan demikian membawa konsekuensi bahwa perbankan nasional dituntut untuk selalu dapat memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan melakukan pemerataan atas hasil-hasilnya, sehingga tercipta stabilitas nasional yang mengarah kepada peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. Perbankan selain badan usaha yang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan, juga menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Dengan semakin banyaknya dana yang tepat sehingga seluruh simpanan dalam bentuk tabungan, deposito dan giro dapat disalurkan kembali melalui pemberian kredit kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bank Jatim sebagai lembaga perbankan juga melakukan kegiatan rutinitas dengan memberikan kredit dan jasa-jasanya dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Sehingga dana masyarakat dalam bentuk simpanan perlu dihimpun atau digalakkan oleh pihak perbankan khususnya Bank Jatim guna menunjang keberhasilan usaha masyarakat khususnya pengusaha golongan ekonomi lemah melalui penyaluran kredit.
Variabel yang digunakan adalah variabel dependen yaitu Kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang dan variabel independent yaitu simpanan masyarakat yang terdiri dari tabungan, giro dan deposito. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis deskriptif yang menggambarkan perkembangan simpanan masyarakat dan kredit yang disalurkan bank Jatim Cabang Malang, Analisis Regresi Linier Berganda untuk mengetahui seberapa besar peranan simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan, giro dan deposito terhadap kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang, Uji F dan Uji t.
Perkembangan jumlah simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan, giro dan deposito yang dihimpun oleh Bank Jatim Cabang Malang selama kurun waktu enam tahun dari tahun 2000-2005 mengalami peningkatan secara terus menerus. Perkembangan tertinggi terjadi pada tahun 2005 sebesar Rp. 30.976.579 (dalam ribuan) dengan tingkat perkembangan 20,84% dari Rp. 148.624.421 menjadi Rp. 179.601.000 (dalam ribuan). Sedangkan perkembangan rata-ratanya adalah Rp. 140.076.217 dengan rata-rata tingkat perkembangan 8,96%.
Sedangkan perkembangan kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang selama tahun 2000 sampai dengan tahun 2005 mengalami pergerakan yang fluktuatif, dimana kenaikan tertinggi terjadi pada akhir tahun 2004 sebesar Rp. 1.487.728 (dalam ribuan) dengan tingkat perkembangan 7,28% dari Rp. 20.430.864 menjadi Rp. 21.918.592 (dalam ribuan). Dan penurunan terendah terjadi pada akhir tahun 2001 sebesar Rp. 440.273 (-2,19%) dari Rp. 20.125.331 menjadi Rp. 19.685.058 (dalam ribuan), sedangkan perkembangan rata-ratanya adalah Rp. 21.053.874 (3,06%).
Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, nilai koefisien regresi tabungan sebesar = 0,094 menunjukkan bahwa simpanan tabungan memiliki peranan yang searah (positif) artinya jika tabungan masyarakat di Bank Jatim Cabang Malang meningkat Rp. 1.000.000 (dalam ribuan) maka jumlah kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang mengalami peningkatan sebesar Rp. 94.000 (dalam ribuan) dengan anggapan jumlah giro dan deposito konstan.
Nilai koefisien regresi giro = 0,031 menunjukkan bahwa simpanan giro memiliki peranan yang searah (positif) artinya jika giro meningkat sebesar Rp. 1.000.000 (dalam ribuan) maka jumlah kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang mengalami peningkatan sebesar Rp. 31.000 (dalam ribuan) dengan anggapan jumlah tabungan dan deposito konstan
Sedangkan nilai koefisien regresi deposito = 0,034 menunjukkan bahwa simpanan deposito memiliki peranan searah (positif), artinya jika jumlah deposito di Bank Jatim Cabang Malang meningkat Rp. 1.000.000 (dalam ribuan) akan menyebabkan peningkatan jumlah kredit sebesar Rp. 34.000 (dalam ribuan) dengan anggapan jumlah tabungan dan giro konstan.
Dari hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara keseluruhan (bersama-sama) jumlah tabungan, giro, dan deposito memiliki peranan yang signifikan terhadap kredit yang disalurkan Bank Jatim Cabang Malang. Sedangkan yang mempunyai peranan dominan terhadap kredit yang disalurkan bank jatim cabang malang adalah tabungan karena memiliki nilai koefisien regresi terbesar dari variabel lainnya yaitu sebesar 0,094.
Tidak tersedia versi lain