CD-ROM
Analisis framing berita kasus penyerbuan aparat keamanan Polwiltabes makassar terhadap mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar (CD)
Peristiwa penyerbuan aparat keamanan Polwiltabes Makassar terhadap mahasiswa Universitas Muslim Indonesia tahun 2004 yang mengakibatkan puluhan mahasiswa luka-luka dan tiga orang luka tembak dan sebagian kerusakan di pihak kampus. Hal tersebut mendapat sorotan yang luar biasa di kalangan pers Indonesia. Apalagi peristiwa kekerasan tersebut bertepatan dengan hari pendidikan nasional ini menimbulkan kontroversi antara pro dan kontra. Mereka yang kontra yang beranggapan bahwa polisi telah melakukan kesalahan dengan brutal memukuli mahasiswa dan menganggap polisi kembali ke jalan militerisme dengan melakukan kekerasan dalam menjalankan tugasnya dan dianggap melanggar HAM dan kode etik profesi kepolisian. Selain itu pihak pro yaitu masyarakat sekitar yang merasa dirugikan kepentingan mereka saat para mahasiswa melakukan aksi demo untuk memprotes tindakan aparat terhadap rekanmereka. Dalam skripsi ini yang dijadikan sebagai obyek penelitian adalah kompas. Dan permasalahan yang akan diteliti adalah bagaimana kompas mem-framing berita-berita penyerbuan aparat Polwiltabes Makassar terhadap mahasiswa Universitas Muslim Indonesia.
Pada penelitian ini tujuan yang diharapkan adalah untuk mengetahui Harian Kompas dalam memframing (membingkai) berita tentang penyerbuan aparat keamanan Polwiltabes Makassar terhadap mahasiswa Universitas Muslim Indonesia edisi 01-06 Mei 2004.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ‘deskriptif kualitatif’, karena menggunakan metode deskriptif untuk interpretasi data dan metode kualitatif untuk menganalisa data. Metode deskriptif adalah metode interpretasi data dengan cara menggambarkan atau menguraikan apa adanya. Sedangkan metode kualitatif adalah metode analisa data tanpa menggunakan pikiran dalam bentuk nilai atau angka, melainkan symbol (bahasa atau kata-kata), yang dilakukan sendiri sebagai instrument penelitian.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam membingkai berita kekerasan aparat terhadap mahasiswa untuk tertanggal 01- 06 Mei 2006, kompas cenderung netral dan melakukan pembingkaian berita sesuai dengan peristiwa atau fakta yang memang terjadi. Dan tidak menutup kemungkinan kompas akan menyertakan bukti-bukti kuat atau pendapat dari pihak-pihak yang berkompeten dalam peristiwa atau isu yang terjadi khususnya tentang kekuasaan aparat Polwiltabes Makassar terhadap Mahasiswa UMI Makassar.
Tidak tersedia versi lain