CD-ROM
Analisis framing tentang berita Sutrisno Bakhir (SB) terkait dengan kasus rumah tangga Gusti Randa dan Nia Paramitha : studi pada tabloid Genie dan Bintang edisi April 2006
Dalam penelitian yang di lakukan oleh peneliti disini, tentang framing yang dilakukan oleh media massa tentang berita Sutrisno Bakhir terkait dengan kasus rumah tangga Gusti Randa dan Nia paramitha. Peneliti ingin mengetahui bagaimana pembingkaian atau pengkonstruksian yang di lakukan oleh tabloid Genie dan tabloid Bintang. Dalam perseteruan yang dialami oleh Gusti Randa dengan Sutrisno Bakhir itu di sebabkan berawal dari terciumnya tindakan aborsi yang dilakukan oleh Nia Paramitha tanpa sepengetahuan Gusti Randa. Melihat kejadian seperti itu, Gusti Randa seakan-akan harga dirinya sebagai suami dan sekaligus sebagai lelaki terinjak-injak. Dari sinilah Gusti Randa mengusut dan mengintrogasi istrinya sampai muncul pengakuan dari Nia langsung, dan siapa orang yang telah berhak mertanggung jawab atas janin yang ada dikandung perut Nia. Dari sinilah muncul dugaan sementara siapa yang telah menyebabkan Nia menjadi hamil, awalnya hanya ada satu nama yaitu Mr.X atau Andi Harun sebagai Ketua Umum DPW PAN Kaltim. Dari pengakuan keduanya, Gusti masih merasa ada yang janggal. Tidak lama setelah Gusti melakukan pendesakan pada istrinya, barulah muncul satu nama lagi yang di anggap paling bertanggung jawab atas diri dan kehamilan Nia. Yaitu Mr.Y yang tidak lain adalah Sutrisno Bakhir sekaligus sebagai atasan Mr. Y dalam Partai Amanat Nasional. Di sini peneliti ingin melakukan analisis framing terhadap pemberitaan yang telah di sajikan oleh tabloid Genie dan tabloid Bintang terkait tentang beria Sutrisno Bakhir terkait dengan kasus rumah tangga Gusti Randa dan Nia Paramitha.
Adapun tujuan yang ingin di capai oleh peneliti dalam melakukan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana tabloid Genie dan Bintang melakukan framing tentang berita Sutrisno Bakhir terkait dengan kasus rumah tangga Gusti dan Nua. Kegunaan penelitian ini, peneliti berharap dapat menjadi sumbangan bagi ilmu pengetahuan khususnya bidang Ilmu Komunikasi dan berfikir dalam kajian analisis framing. Dan sebagaibahan masukan kepada insan pers media pada umumnya dan kepada tabloid Genie dan Bintang khususnya dalam pembingkaian berita tentang perseteruan dari Gusti Randa dan Sutrisno Bakhir, sehingga beritanyapun yang di suguhkan dapat lebih sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode deskriptif adalah interpretasi data dengan cara menggambarkan atau menguraikan apa adanya tanpa membuat kesimpulan dalam bentuk prediksi, manipulasi atau penjelasan argumentatif, maupun pengendalian opini. Dengan demikian, melalui penelitian ini penulis mencoba mendeskripsikan bagaimana tabloid Genie dan Bintang dalam mengkonstruksi realita.
Dalam hasil penelitian, peneliti menemukan adanya perbedaan antara tabloid Bintang dan Genie dalam pemframingan tentang berita Sutrisno Bakhir terkait dengan kasus rumah tangga Gusti Randa dan Nia Paramitha. Dengan adanya pengkonstruksian realita oleh media dan wartawan, maka berita hasil olahannya pun tidak murni realita yang ada. Dan adanya berita-berita yang di tampilkan ileh media, maka akan menimbulkan pemaknaan yang berbeda dari penyimaknya, dan pastinya akan menimbultan persepsi baik positif dan negatif.
Tidak tersedia versi lain