CD-ROM
Pentingnya prosedur pemberian kredit dalam upaya untuk mengurangi kredit bermasalah pada Perum Pegadaian Cabang Dieng (CD)
Salah satu wujud berhasilnya tujuan pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi. Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan non bank yang dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Oleh sebab itu menarik untuk diteliti karena mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal ini pegadaian dapat menyalurkan dana khususnya dalam bentuk kredit.
Tempat penelitian yang dipilih oleh penulis adalah PERUM Pegadaian Cabang Dieng Malang beralamatkan di Jl. Bondowoso No. 31 dengan mengambil judul “Pentingnya Prosedur Pemberian Kredit Dalam Upaya Untuk Mengurangi Kredit Bermasalah Pada PERUM Pegadaian Cabang Dieng”. Berdasarkan dari tujuan PERUM Pegadaian Cabang Dieng merupakan lembaga keuangan non Bank yang bergerak dibidang perkreditan dan mempunyai peran sebagai fasilitas pertumbuhan masyarakat golongan menengah dan menengah ke bawah.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian kredit yang di terapkan oleh PERUM Pegadaian Cabang Dieng yang bersangkutan, dalam upaya menghindari kredit bermasalah dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kredit bermasalah pada PERUM Pegadaian Cabang Dieng tersebut
Teknis analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu analisa terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan penjelasan atau uraian tertulis, sehingga dapat dijadikan sebagai pemecah masalah dan selanjutnya dijadikan suatu kesimpulan. Data ini berupa sejarah singkat PERUM Pegadaian, Struktur Organisasi, Prosedur Pemberian Kredit, Realisasi Kredit dan Faktor-faktor yang menyebabkan kredit bermasalah pada Mei 2005 – April 2006.
Berdasarkan dari hasil penelitian yang ada maka dapat diambil kesimpulan bahwa ketetapan dalam prosedur pemberian kredit sangat berperan penting dalam membanntu perkembangan PERUM Pegadaian Cabang Dieng, khusunya pada saat proses pemberian kredit dan proses menentukan jumlah tafsiran pada barang jaminan karena dengan adanya proses pemberian kredit dan jumlah tafsiran pada barang jaminan diberikan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan maka pada akhirnya kredit bermasalah dapat dikurangi.
Tidak tersedia versi lain