CD-ROM
Analisis penggunaan modal kerja terhadap tingkat rentabilitas perusahaan : studi kasus pada PT. Pindad (Persero) Turen (CD)
Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, maka dituntut adanya kebijaksanaan yang tepat bagi manajemen perusahaan yang digunakan untuk dapat mencapai tujuan perusahaan, yaitu agar perusahaan memperoleh keuntungan yang maksimal dari pengorbanan sumberdaya yang dimilikinya, baik sumberdaya manusia ataupun sumberdaya modal. Hal ini disebabkan karena kedua sumberdaya tersebut mempunyai peranan penting dalam kelangsungan hidup perusahaan.
Dari perencanaan target penjualan, perusahaan dapat menetapkan besarnya kebutuhan modal kerja yang diperlukan agar tidak berlebihan dan kekurangan. Modal kerja yang berlebihan menunjukkan adanya dana yang tidak produktif, sebaliknya apabila terjadi kekurangan modal kerja dapat menimbulkan kemacetan atau hambatan dalam menjalankan operasi perusahaan maka diharapkan modal kerja perusahaan tetap dalam keadaan wajar sehingga memungkinkan bagi perusahaan untuk beroperasi secara efektif dan efisien karena hal ini akan berpengaruh pada tingkat keuntungan perusahaan yang akan dicapai.
Pengertian rentabilitas disini adalah suatu ukuran mengenai kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan atau profit. Rentabilitas modal kerja dapat menjadi ukuran yang sangat penting untuk melihat keberhasilan perusahaan dan menjadi ukuran efisiensi bagi penggunaan modal kerja yang dioperasionalkan dalam perusahaan. Untuk itu perusahaan harus bisa mengatur proporsi hutang dan modal kerja agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan atau laba.
Dari uraian latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah penelitian, bagaimana hubungan antara penggunaan modal kerja dengan tingkat rentabilitas pada suatu perusahaan (setudi kasus pada PT Pindad (Persero) Turen).
PT Pindad (Persero) Turen, Selama tahun pengamatan perputaran modal kerja PT. Pindad (Persero) Divisi Munisi, dari tahun ke tahun tidak setabil dalam artian naik turun sangat tajam (fluktuatif). Perputaran modal kerja serta rentabilitas tertinggi terjadi pada tahun 2003 dan yang terrendah terjadi pada tahun 2001 hal ini terjadi karena kurang setabilnya penjualan dari tahun ketahun. Dengan data tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara perputaran modal kerja dengan rentabilitas perusahaan.
Tidak tersedia versi lain