e-Library UNMER Malang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

CD-ROM

Peranan laboratorium forensik dalam pembuktian suatu kasus tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api : studi di laboratorium forensik cabang Surabaya Polda jatim, Polresta Malang dan RSU dr.Saiful Anwar Malang (CD)

Septyawan, Firmanto - Nama Orang;

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka akan berkembang pula cara-cara kejahatan, demikian pula dengan cara-cara dalam pembuktian. Salah satu alat yang bertugas memeriksa barang bukti dengan menggunkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu proses pembuktian adalah Laboratorium Forensik. Salah satu tindak pidana di kota Malang diantaranya tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api. Hal ini menunjukkan bahwa senjata api merupakan senjata untuk membunuh dan menghilangkan nyawa orang lain, baik dengan disengaja ataupun tidak disengaja serta pelaku dari tindak pidana tersebut bisa dari warga sipil ataupun dari aparat sendiri yang dengan mudah mendapat senjata api tersebut. Para penyidik tentu akan berusaha untuk menemukan barang bukti dan juga sekaligus menemukan pelakunya. Kasus-kasus kejahatan tidak selalu terjadi dimana terdapat saksi hidup yang menyaksikannya. Keadaan ini mendorong para penegak hukum dan orang-orang yang menaruh perhatian terhadap kehidupan masyarakat, untuk menciptakan dan mengembangkan cara-cara atau metode-metode dan penyidikan terhadap pelaku kejahatan terutama bagi pelaku tindak pembunuhan. Salah satu cara yang dipakai oleh para aparat penegak hukum adalah dengan bantuan Laboratorium Forensik. Sekecil apapun barang bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tentu akan sangat berarti bagi penyidikan. Barang bukti yang ditemukan karena adanya suatu tindak pidana harus diteliti dan diperiksa dengan cermat. Untuk memeriksa dan meneliti barang bukti yang ditemukan, maka barang bukti tersebut dikirimkan kepada Laboratorium Forensik. Barang bukti yang telah diperiksa tersebut hasilnya akan digunakan di Pengadilan sebagai alat bukti untuk membuktikan apakah terdakwa terbukti bersalah atau tidak.
Berdasarkan uraian diatas, maka akan timbul suatu pertanyaan, Bagaimanakah peranan Laboratorium Forensik dalam pembuktian suatu kasus tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api dan apa sajakah yang menjadi hambatan-hambatan bagi Laboratorium Forensik dalam pembuktian tindak pidana pada umumnya.
Peranan Laboratorium Forensik dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam suatu peristiwa dimana tindakan tersebut dilaksanakan dalam suatu tempat dengan tujuan untuk menyelidiki atau meneliti segala sesuatu yang berkaitan dengan pengadilan terutama tentang tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk membuktikan apakah Laboratorium Forensik benar-benar berperan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan wawancara terhadap petugas Polresta Malang, petugas Laboratorium Forensik di Laboratorium Forensik cabang Surabaya dan petugas Instalasi Kedokteran Forensik (IKF). Kemudian data yang didapat akan disusun dan dianalisa berkaitan dengan peranan Laboratorium Forensik dalam pembuktian suatu kasus tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata api.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa dapat disimpulkan bahwa hambatan yang ditemui pihak Laboratorium Forensik dalam kaitannya dengan peranan Laboratorium Forensik sebagai alat bukti adalah bahwa kurang cermat atau telitinya pihak penyidik dalam cara-cara penanganan barang bukti dan pemenuhan syarat-syarat yang diminta oleh Laboratorium Forensik. Juga kurangnya dana dalam penyediaan peralatan dan peningkatan sumber daya manusia.


Ketersediaan
#
Perpus Pusat (L.2 R.AV) 040 PDN2006 SEP p
99060737IH
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
040 PDN2006 SEP p
Penerbit
Malang, Jatim : UNMER., 2006
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
040 PDN2006
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Library UNMER Malang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Merdeka Malang memiliki berbagai jenis koleksi, antara lain: Fiksi, Ilmu Pengetahuan, Jurnal, Prosiding, Hasil Seminar, Kamus, Ensiklopedia, dll. Dari koleksi cetak sampai koleksi digital seperti CD-ROM, CD, VCD dan DVD. Perpustakaan Unmer juga mengumpulkan publikasi harian serials seperti surat kabar dan juga serial bulanan seperti majalah.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

Statistik Pengunjung :

Hari ini :

1 Minggu Terakhir :

1 Bulan Terakhir :

Semua :


© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?