CD-ROM
Implementasi peranan humas DPR RI Jakarta dalam cyber public relations (CD)
Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa Praktisi Public Relations dituntut dapat menjadi mediator, kreator, konseptor sekaligus komunikator, karenanya praktisi Public Relations harus dapat mengoptimalkan dan memberdayakan apa yang ada dan berkembang di dalam masyarakat. Karena itu [ula praktisi Public Relations tidak boleh kaku dan menolak teknologi khususnya dibidang komunkasi dan informasi dalam mencapai tujuannya. Public Relations menghubungkan kepentingan organisasi dan publiknya, sehingga praktisi Public relations harus dapat menggali dan mengenali informasi sebanyak-banyaknya tentang publiknya, apakan itu minat, kebutuhan, keluhan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan publik dan sasarannya. Public relations dituntut mengadakan komunikasi yang efektif, yaitu sebuah komunikasi yang berorientasi kepada komunikan atau publiknya.
Esensi dari Public Relations dalam menyampaikan informais dapat diimbangi oleh esensi dari online Public Relations yaitu percepatan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah utnuk mengetahui implementasi peran HUMAS DPR RI Jakarta dalam Cyber Public Relations. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat analisis. Metode kualitatif yaitu temuan-temuan yang didasarkan pada fakta something behind effect, tergantung dari sisi mana peneliti memberikan sudut pandang. Disini peneliti ingin mengetahui bagaimana implementasi peran HUMAS DPR RI Jakarta dlaam Cybger Public Relations.
Teknik pengumpulan datanya adalah dengan metode noon interaktif yaitu dengan cara mencatat dokumen atau arsip. Karena dalam penelitian ini peneliti menganalisis peranan HUMAS DPR RI Jakarta melalui Cyber Public Relations.
Subjek penelitiannya adalah website HUMAS DPR RI yaitu www.drp.go.id yang merupakan informan kunci dalam pengambilan data ini, peneliti menganggap website HUMAS DPR RI merupakan representasi dari data yang diperlukan.
Dari hasil penelitian mengenai peran HUMAS DPR RI dalam Cyber Public Relations, hasil yang didapatkan adalah bahwa implementasi peran HUMAS DPR RI Jakarta dalam Cyber Public Relations masih kurang maksimal. Banyak hal yang membuat HUMAS DPR RI dalam mengimlementasikan peranannya terhambat oleh undang-undang serta sikap yang netral, sehingga dari empat peranan HUMAS DPR RI Jakarta belum terlaksana secara optimal.
Tidak tersedia versi lain