CD-ROM
Kualitas air mineral isis ulang ditinjau dari parameter mangan (mn) dan zat organik (KMno4), studi kasus di kota Malang (CD)
Air minum merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, mengingat perannya yang begitu penting maka perlu diusahakan penyediaan air minum yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan akan air minum meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk disuatu kota, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Permasalahan ini juga dihadapi oleh kota Malang yang merupakan kota terbesar kedua Jawa Timur setelah Surabaya dengan laju pertumbuhan penduduk dan angka pencemaran yang tinggi.
Penelitian dilakukan di 5 (lima) merk, 5 (lima) tempat, 5 (lima) kecamatan di Kota Malang. Dimana titik pengambilan sampelnya dilakukan secara acak (random). Tiap titik sampel diambil dua kali dalam selang waktu satu minggu. Sampel yang diambil akan diuji kualitas mangan dan zat organiknya. Pengujian sampel dilakukan dilaboratorium Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Malang, untuk analisa mangan menggunakan Spektrofotometer, sedangkan analisa zat organik menggunakan metode Titrasi.
Kualitas air minum pada sejumlah sampel yang diambil masih mempunyai kualitas yang baik dan memenuhi syarat standar kesehatan yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990 dan No. 907/MENKES/SK/VII/2002. Namun terdapat suatu peningkatan yang relatif besar terhadap parameter zat organik disejumlah sampel air minum yang diuji sehingga jika dibiarkan lama-kelamaan akan berdampak negatif bagi yang menkonsumsinya. Dengan adanya kekurang perhatian terhadap pemeliharaan alat dan kurang yang dilakukan selama ini maka mutu dan kualitas air mineral isi ulang disejumlah sampel air minum yang diambil mengalami penurunan yang sangat mengkhawatirkan.
Tidak tersedia versi lain