CD-ROM
Pengaruh penghimpunan dana tabungan, deposito terhadap penyaluran kredit BPR sewilayah Jawa Timur (CD)
Di suatu negara yang sedang berkembang, pembangunan merupakan suatu faktor yang terpenting dalam meningkatkan hasil pendapatan nasional suatu negara. Untuk itu semua tidak terlepas dari dukungan sumber dana sebagai salah satu faktor untuk mensukseskan proses pembangunan. Bank Perkreditan rakyat merupakan salah satu jawaban terhadap masalah permodalan yang dihadapi masyarakat golongan menengah ke bawah dalam mengembangkan usahanya. Deposito dan tabungan adalah sumber dana utama yang dihimpun dan dikelola oleh bank, karena sumber dana ini memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan keuntungan melalui kredit yang disalurkan. Sehingga memungkinkan bagi pihak bank untuk ditanam atau dipergunakan oleh masyarakat yang membutuhkan dalam kredit. Tujuan penelitian penelitian yaitu untuk mengetahui besarnya pengaruh penghimpunan dana tabungan, deposito terhadap penyaluran kredit BPR sewilayah Jawa Timur dan untuk mengetahui variabel apa yang berpengaruh dominan terhadap penyaluran kredit BPR sewilayah Jawa Timur
Dalam hal ini teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah teknik analisi regresi linier berganda (Y = a + b1X1 + b2X2) +e), yaitu analisis yang digunakan untuk mengukur pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Dalam hal ini analisis regresi berganda, mengukur pengaruh penghimpunan dana tabungan,deposito bank (variabel X1,2) terhadap penyaluran kredit (variabel Y). Dan untuk membuktikan hasil hipotesis yang telah dirumuskan maka dilakukan uji regresi dengan menggunakan uji t dari masing-masing variabel, dan uji F untuk semua variabel bebas terhadap variabel terikat, kedua alat analisis tersebut dikerjakan dengan menggunakan program komputer SPSS ( Statistic Product Service and Solution ).
Dari hasil analisis tersebut , maka diketahui bahwa jumlah penghimpunan dana tabungan, deposito berjangka bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit, artinya bila jumlah penghimpunan dana tabungan, deposito berjangka meningkat maka jumlah penyaluran kredit akan bertambah. Hal ini dapat dibuktikan pada hasil F hitung > F tabel (514,039 > 4,46), jumlah tabungan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit, artinya bila jumlah tabungan meningkat maka jumlah penyaluran kredit semakin bertambah. Hal ini dapat dibuktikan pada hasil t hitung > t tabel (2,669> 2,306) dan jumlah deposito berjangka tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit, artinya bila jumlah deposito berjangka meningkat maka jumlah penyaluran kredit belum tentu bertambah. Hal ini dapat dibuktikan pada hasil t hitung < t tabel (1,178 < 2,306)
Tidak tersedia versi lain