CD-ROM
Implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir di kecamatan Tirtoyudo kabupaten Malang (CD)
Indonesia sebagai kepulauan yang secara geografis terletak didaerah katulistiwa, diantara benua Asia dan Benua Australia, serta diantara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, merupakan wilayah teritorial yang sangat rawan terhadap bencana alam. Di samping itu kekayaan alam yang berlimpah, jumlah penduduk yang besar dengan penyebaran yang tidak merata, pengaturan tata ruang yang belum tertib, masalah penyimpangan pemanfaatan kekayaan alam, keanekaragaman suku, agama, adat, budaya, golongan, pengaruh globalisasi serta permasalahan sosial lainnya yang sangat kompleks mengakibatkan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi wilayah yang rawan konflik atau rawan terhadap bencana akibat ulah manusia. Baik bencana alam maupun ulah manusia, keduanya dapat menimbulkan arus pengungsian mulai dari skala kecil sampai dengan skala besar, serta dalam jangka waktu pendek maupun jangka panjang. Dalam pelaksanaan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi diperlukan upaya terpadu dari partisipasi masyarakat dan pemerintah dengan semaksimal mungkin memberdayakan potensi dan sumber daya setempat, yang pelaksanaannya di Kabupaten/Kota oleh Satlak PBP. Namun saat ini yang menjadi permasalahan adalah bagaimana implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Dalam menagani bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Tirtoyudo dan faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam menangani bencana banjir di Kecamatan Tirtoyudo kabupaten Malang.
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana implementasi kebijakan Pemerintah Daerah dalam menangani bencana banjir di Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang dan untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan Pemerintah Daerah dalam menangani bencana banjir di Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Adapun kegunaan penelitian ini adalah dapat mengetahui sejauh mana tanggung jawab pemerintah kita dalam menangani masalah-masalah bencana alam yang ada di masyarakat dan dengan penelitian ini maka kita akan tahu seberapa besar peran Pemerintah Daerah dalam mengatasi masalah di daerahnya.
Disini penelitian menggunakan metode penelitian deduktif kualitatif, karena dalam penelitian ini membahas masalah pengembangan teori-teori yang secara nyata. Penelitian ini dilakukan di Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Malang, dan populasinya seluruh anggota di Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat dan ditambah dari Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang yang terdiri dari tiga Desa, yaitu Desa Purwodado, Desa Sumbertangkil, dan Desa Kepatihan. Sedangkan sampel yang diambil untuk penelitian ini, sebanyak 4 orang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, dan 16 orang dari Kecamatan Tirtoyudo.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dalam menangani bencana banjir di Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang diimplementasikan dengan baik oleh Permerintah Daerah yang sesuai dengan Kebijakan Pemerintah Daerah sebesar 60%, karena dalam implementasinya selalu di monitoring oleh pimpinan langsung sebesar 55%. Selain itu dalam menangani bencana banjir menggunakan manajemen yang baik sehingga dalam implementasinya mendapat hasil yang baik sesuai dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Masyarakat juga sangat berpartisipasi dalam menangani bencana banjir di Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang sebesar 70%, dan dudukung oleh Sumber Daya Aparatur Pemerintah yang sangat potensial sebesar 60%.
Tidak tersedia versi lain