CD-ROM
Pendapat santri pondok pesantren Nurul Hidayah tentang peranan wanita dalam politik : studi pada Pondok Pesantren Nurul Hidayah Bangkalan (CD)
Di zaman sekarang ini para wanita dituntut untuk bisa berpartisipasi dalam berbagai bidang, baik itu dalam bidang ekonomi, politik, budaya dan lain – lainnya,sehingga kemampuan wanita harus dapat bersaing dengan pria. Menurut Islam Kedudukan wanita dengan pria adalah sama begitupun dengan UU juga menjamin persamaan hak antara wanita dan pria, baik itu persamaan untuk memilih dan dipilih. Dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam,terjunnya wanita ke dunia politik masih menjadi suatu wacana yang tidak henti-hentinya dikomentari sejak dahulu sampai sekarang Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana pendapat para santri menanggapi peran wanita yang terjun kedunia politik
Tekhnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Dari hasil analisis ternyata diketahui sebagian besar para santri sangat setuju apabila wanita yang terjun kedunia politik, namun diharapkan wanita yang yang terjun kedunia politik tidak melupakan kodratnya sebagai wanita, tetapi masih ada hambatan – hambatan yang dirasaka oleh kaum wanita yang ingin yang terjun kedunia politik, walaupun jumlah wanita di Indonesia lebih banyak dari pria, salah satunya adalah kurang terbukanya kesempatan bagi kaum perempuan, karena sudah menjadi pendapat umum di masyarakat bahwa wanita tidak layak dan tidak pantas untuk duduk dalam lembaga legislatif, ini di karenakan kemampuan mereka yang dianggap kurang, mereka bisa yang terjun kedunia politik dikarenakan faktor – faktor yang lain,contohnya karena faktor kekerabatan, anggapan atau dogma masyarakat tersebut coba untuk dihilangkan, karena menurut para santri bahwa kemampuan wanita yang yang terjun kedunia politik sekarang tidak kalah dengan kaum pria, sehingga wanita berhak diberi kesempatan yang lebih besar, sehingga mereka ( kaum wanita ) dapat berpartisipasi dalam dunia politik, terutama dalam dunia politik, agar mereka dapat mewakili aspirasi masyarakat di tingkatan legislatif, dan juga mewakili kaumnya yaitu kaum perempuan.
Tidak tersedia versi lain