CD-ROM
Pengaruh variasi media pendingin terhadap kekerasan dan keausan pada pahatpotong mesin bubut (CD)
Pahat perkakas (bubut) merupakan alat perkakas potong yang dipergunakan dalam proses pemesinan. Dikarenakan material pahat ini harus lebih keras daripada material yang akan dipotong, maka pahat bubut harus memiliki sifat kekerasan yang tinggi walaupun pada saat proses pemotongan dengan temperatur tinggi. Karena hal itulah maka diupayakan berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan dan kekerasan pahat bubut dengan proses perlakuan panas.
Berdasarkan uraian diatas, maka diadakan penelitian mengenai kekerasan pahat bubut melalui perlakuan panas hardening dengan variasi media pendinginnya yaitu oli SAE 40 dan larutan garam NaCl dan juga perlakuan panas normalizing. Hasil dari proses perlakuan panas tadi kemudian diuji dengan pengujian kekerasan dan pengujian keausan.
Hasil analisa penelitian, bahwa untuk proses hardening dengan pendinginan menggunakan oli SAE 40 kekerasannya menjadi menurun dikarenakan laju pendinginannya lebih lambat dan pendinginan dengan larutan garam NaCl kekerasannya menjadi naik dikarenakan laju pendinginannya lebih cepat dan untuk hasil dari proses normalizing kekerasannya menjadi menurun. Pada uji keausan menunjukkan bahwa pendinginan dengan oli SAE 40 rata-rata laju keausannya sangat besar sedangkan dengan menggunakan pendingin larutan garam NaCl rata-rata laju keausannya sangat rendah terhadap koefisien gesek. Pada hasil proses normalizing didapat laju keausan yang cukup tinggi.
Tidak tersedia versi lain