CD-ROM
Persepsi mahasiswa tentang keterlibatan Kiai sebagai komunikator politik : penelitian di Universitas Merdeka Malang (CD)
S. Hawwa. HS, Mahsiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang, melaksanakan penelitian skripsi dengan judul “Persepsi Mahasiswa Tentang Keterlibatan Kiai Sebagai Komunikator Politik”. Dosen pembimbing I Drs.Heru Puji Winarso,M.Si,MAP dan dosen pembimbing II Rochmat Effendy, BHSc.
Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa dunia kiai dan segala aktifitasnya dalam peradaban yang semakin modern ini menjadi pusat perhatian dari para akedemisi, Apalagi seorang kiai selalu diindentikkan dengan pemimpin yang kharismatik dan tanggung jawab terhadap pesantrennya. Peneliti juga akan menyoroti tentang “Keterlibtan Kiai Sebagai Komunikator Politik (politikus dan aktivis)”. yakni beralihnya peran kiai dalam kehidupan sosial masyarakat yang di amanahkan untuk memperbaiki moral bangsa dan menjadi kontrol terhadap penegakan hukum-hukum Islam
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa universitas merdeka malang tentang keterlibatan kiai sebagai komunikator politik. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat analisis. Metode kualitatif yaitu temuan-temuan yang didasarkan pada fakta dan di dalam temuan ini ada aspek something behind effect, tergantung dari sisi mana peneliti memberikan sudut pandang, peneliti ingin mengetahui apa yang ada di balik peristiwa tersebut. Sedangkan analisis adalah mengamati, sifat uraian, penguraian, kupasan, mengamati.
Teknik pengumpulan data nya adalah dengan cara wawancara mendalam (indept interview) yang dimaksudkan agar peneliti mengetahui secara mendalam tentang latar belakang yang membentuk persepsi mahasiswa tentang topik penelitian kemudian agar data lebih lengkap mengenai timbul nya persepsi tersebut.
Subjek penelitian nya adalah Mahasiswa Universitas Merdeka Malang. Sedangkan keseluruhan mahasaiswa ini akan diwakili oleh tokoh-tokoh mahasiswa yang merupakan informan kunci dalam pengambilan data ini peneliti menganggap tokoh kunci tersebut merupakan representasi dari keseluruhan mahasiswa. Tokoh-tokoh mahasiswa tersebut dikatagorikan pada mahasiswa yang berada di Senat Mahasiswa Universitas (SMU),Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI),Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII),Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Mahasiswa yang tidak berada pada organisasi manapun (Mahasiswa Netral).
Dari hasil penelitian dengan cara wawancara mengenai persepsi mahasiswa tentang keterlibatan kiai sebagai komunikator politik maka, hasil yang didapatkan adalah bahwa mahasiswa kecenderungan mempunyai persepsi negatif tentang keterlibatan kiai sebagai komunikator politik. Artinya mahasiswa kurang respek dan kurang simpatik terhadap kiai yang terlibat dalam perselingkungan politik dalam bentuk apapun karena kiai di pandang sebagai panutan ummat terutama dalam moral yang dimilikinya, serta independensi kiai dalam kehidupan masyarakat sebagai tokoh yang dihormati, disegani dalam segala sikap dan prilakunya. Kemudian kiai dalam kehidupan masyarakatharus terkonsentrasi pada wilayah keagamaan, kemanusiaan, pembentukan moral yang baik, dan komunikasi politik yang terjadi antara kiai dan masyrakat masih bersifat patenalisik (Political Communication of Patternalistic). Kiai sebagai salah satu kontrol para politikus dan aktivis, bukan menjadi komunikator politik secara langsung karena akan menurunkan image nya sebagai seorang agamawan.
Tidak tersedia versi lain