CD-ROM
Analisa pengaruh radius pemutus geram (radius pojok r) terhadap panjang geram pada baja ST 62 dengan proses pembubutan (CD)
Penelitian tentang pengaruh radius pemutus geram (radius pojok ) terhadap panjang geram merupakan usaha untuk mengungkapkkan masalah yang terkait dengan cara pengendalian geram. Dalam hal ini pengendalian geram pada proses pembubutan dimana besarnya radius pemutus geram (radius pojok ) akan mempengaruhi panjang geram.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh radius pemutus geram (radius pojok ) yang besarnya 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm, 1,00 mm, 1,25 mm dan 1,50 mm terhadap panjang geram pada proses pembubutan. Disamping itu memberikan sumbangan yang positif pada proses pembubutan yang dilakukan pada mesin bubut konvensional guna mendapatkan peningkatan effisiensi yang lebih optimal.
Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan menguji langsung benda kerja pada mesin bubut konvensional dan menganalisa data secara statistik dengan analisa variabel satu arah. Hasil yang diperoleh menunjukkan pengaruh radius pemutus geram (radius pojok ) terhadap panjang geram dimana F hitung = 101,6 > F table = 2,37. panjang geram hasil pembubutan yang terpanjang adalah menggunakan pahat bubut dengan radius pemutus geram (radius pojok ) 1,5 mm.
Setelah mengetahui pengaruh radius pemutus geram (radius pojok ) diharapkan penggunaan radius pemutus geram (radius pojok ) akan menghindari terlilitnya geram pada benda kerja sehingga proses pembubutan lebih lancar.
Tidak tersedia versi lain