CD-ROM
Pengaruh arus kas dan laba terhadap harga saham: studi pada perusahaan food and beverage yang go public di BEJ (CD)
Arus kas merupakan bagian terpenting bagi suatu perusahaan yang ingin beroperasi secara terus menerus. Jika digunakan dalam kaitannya dengan laporan keuangan yang lain, laporan arus kas memberikan informasi yang memungkinkan para pemakai untuk mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan untuk mempengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam adaptasi dengan perubahan keadaan dan peluang. Laporan arus kas dikatakan mempunyai kandungan informasi jika menyebabkan para investor melakukan penjualan atau melakukan pembelian saham yang selanjutnya tercermin dalam harga saham. Informasi laba dapat dijadikan pertimbangan di dalam pembuatan keputusan yang akan dibuat oleh penganalis dan manajemen untuk mengetahui prospek kinerja suatu perusahaan satu tahun ke depan.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris apakah arus kas dan laba berpengaruh terhadap harga saham perusahaan food and beverage di Bursa Efek Jakarta. Sampel perusahaan ini berjumlah 12 perusahaan, sedangkan periode pengamatan tahun 2000-2004. Teknik analisis data yang digunakan adalah asumsi klasik, regresi linier berganda dan untuk menguji hipotesis digunakan uji F dan uji t.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas dan laba secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung < Ftabel (1,483 < 3,17). Hasil uji t menunjukkan bahwa arus kas secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham yang ditunjukkan dengan nilai thitung < -ttabel (-2,000 < -1,722). Laba secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham yang ditunjukkan dengan nilai thitung < ttabel (1,259 < 2,000). Sedangkan kontribusi variabel arus kas dan laba terhadap harga saham sebesar 5,4%, sisanya sebesar 94,5% disebabkan oleh variabel lain di luar penelitian misalnya suku bunga bank, nilai tukar rupiah, inflasi, dan sebagainya, dengan demikian disarankan agar peneliti selanjutnya menambah dengan faktor fundamental yang lain.
Tidak tersedia versi lain