CD-ROM
Studi tentang perbedaan kurs daya beli dengan kurs aktual pada PT. Valbury Asia Futures (CD)
Analisis yang digunakan adalah Uji t serta analisis Uji Beda Dua Rata – Rata. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kurs daya beli Rupiah selama kurun waktu tahun 2004 cenderung mengalami fluktuasi yang lebih besar apabila dibandingkan dengan kurs aktual yang terjadi yang disebabkan oleh karena dimasukkannya unsur inflasi dalam menentukan besarnya kurs daya beli tersebut. Dimana rentang nilai yang terjadi antara Rp 9774,30 sebagai yang terendah yaitu pada bulan Februari tahun 2004, sampai dengan yang tertinggi yaitu Rp 16.446,50 pada bulan April tahun 2004. Sedangkan rata - rata kurs Rupiah yang terjadi selama kurun waktu tersebut adalah sebesar Rp 11.363,38. Kurs aktual yang terbentuk memiliki range antara Rp 8.410,00 yaitu pada bulan Maret tahun 2004 sampai dengan Rp 9.390,00 pada bulan September tahun 2004. Dalam kurun waktu tersebut, spread atau selisih antara kurs tertinggi dan kurs terendah adalah sebesar Rp 980,00. Kurs Aktual ini merupakan kurs riil yang terbentuk dari akibat adanya permintaan dan penawaran Dollar Amerika Serikat tanpa memasukkan unsur inflasi atau pun intervensi dan Bank Indonesia. Sedangkan dengan menggunakan analisis uji beda diperoleh kesimpulan bahwa bahwa t hitung memiliki nilai sebesar 4.0816 serta lebih besar dari pada t tabel yaitu sebesar 2.0739, sehingga jelas bahwa t hitung sebesar 4.0816 berada pada daerah penerimaan Ha yang berarti menolak Ho atau terdapat perbedaan yang signifikan antara kurs Rupiah berdasarkan perbedaan daya beli dan kurs Rupiah aktual.
Saran pada penelitian ini adalah perlunya perluasan kerjasama antara berbagai lembaga keuangan non bank baik sawsta atau pemerintah dengan berbagai lembaga pendidikan guna semakin memperkenalkan salah satu instrumen perdagangan yaitu transaksi valuta asing agar semakin dikenal dan diyakini oleh masyarakat sebagai salah satu bentuk investasi yang aman dan menguntungkan.
Tidak tersedia versi lain