CD-ROM
Analisis upaya peningkatan MCE (Manufacturing Cycle Efficiency) pada PT. Artisanjaya Internusa Makmur Malang sebagai alat ukur efisiensi perusahaan (CD)
Dengan melakukan analisis proses produksi dari produk awal sampai produk jadi untuk kemudian dikirim ke konsumen maka perumusan masalahnya dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Penerapan MCE yang kurang baik pada perusahaan sepatu PT. Artisanjaya Internusa Makmur Malang.
2. Kurang efisiensinya proses produksi pada perusahaan sepatu PT. Artisanjaya Internusa Makmur.
Dari pembahasan pada bab-bab terdahulu maka dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut :
1. Pada perusahaan sepatu PT. Artisanjaya perlu mengadakan penambahan tenaga kerja bagian pengawasan, dengan tujuan adalah untuk mengefisienkan waktu. Dimana dengan adanya efisiensi waktu non value added activity dapat ditekan menjadi value added activity.
2. Perusahaan sepatu PT. Artisanjaya perlu melakukan pengaturan lay out pabrik untuk lebih memudahkan dalam hal proses produksi karena salah satu penyebab terjadinya non value added activity adalah karena tidak efisiennya lay out pabrik dari proses produksi sewing sampai dengan finishing packingnya sehingga mengakibatkan terjadinya pemborosan biaya operasional.
Dengan diketemukannya masalah bottleneck pada mesin antara mesin sewing sampai dengan mesin finishing packing yang menyebabkan terjadinya waiting time, perusahaan dapat mengeliminir waiting time tersebut. Sehingga perusahaan harus mengefisienkan tata lay out untuk menghindari non value added activity.
Perusahaan sebaiknya memiliki pemasok (supplier) yang dapat diandalkan (reliable) dan kontrak jangka panjang supplier tersebut agar supplier lebih bertanggung jawab dalam menyerahkan bahan baku yang berkualitas tinggi dan tepat waktu yaitu sesaat sebelum produksi. Sehingga persediaan bahan baku dapat diminimalkan.
Tidak tersedia versi lain