CD-ROM
Penggunaan balanced scorecard untuk pengukuran kinerja pada perusahaan kertas PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo Jawa Timur (CD)
Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan urutan sebagai berikut ; mengidentifikasi visi, misi dan strategi perusahaan, menganalisis laporan keuangan dan menjabarkan strategi ke dalam empat perspektif balanced scorecard.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa balanced scorecard belum diterapkan pada PT. Kertas Leces (Persero). Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode balanced scorecard yang terdiri dari perspektif keuangan dengan indikator pengukuran menggunakan Retrun on Invesment dan Profit Margin on Sales menunjukkan adanya fluktuasi yang dipegaruhi oleh adanya flutuasi laba bersih perusahaan dari tahun ke tahun. Total Asset Turnover fluktuasi yang terjadi dipengaruhi oleh adanya penjualan perusahaan yang berfluktuasi. Sedangkan pada Inventory Turnover menunjukkan bahwa perusahaan sudah cukup baik dalam mengelola persediaannya. perspektif pelanggan dengan indikator pengukuran menggunakan On time delivery menunjukkan adanya kecenderungan penurunan jumlah pengiriman yang tepat waktu, pada Number Of complain menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan jumlah komplain, pada Customer Retention dan Customer Acquisition menunjukkan tidak adanya perubahan jumlah pelanggan. Perspektif proses bisnis internal dengan indikator pengukuran menggunakan defect rate dimana perusahaan telah menentukan tingkat kerusakan produk tiap tahunnya adalah sebesar 3 %. Sedangkan pada perpektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan indikator pengukurannya menggunakan Employee Produktivity dan Employee Training Program menunjukkan bahwa kinerja perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawannya sudah baik. Adapun beberapa saran yang dapat disampaikan oleh peneliti adalah sebagai berikut : bahw perusahaan perlu menyusun key performance indikator, menerapkan balanced scorecard sebagai system pengukuran kinerja perusahaan dan hendaknya perusahaan memiliki departemen khusus yang berfungsi untuk melayani setiap keluhan pelanggan serta melakukan penjualan terhadap produk-produk yang dihasilkan.
Tidak tersedia versi lain