CD-ROM
Penerapan analisa EOQ sebagai perencanaan persediaan bahan baku pada perusahaan baju kaos "Baboon T-Shirt" Malang (CD)
Pemilik keuangan sangat berkepentingan terhadap laporan keuangan.Suatu perusahaan untuk mencapai keuntungan harus memperhatikan dalam proses, dan persediaan barang jadi. Apabila salah satu persediaan tidak terpenuhi maka tidak terjadi lancarnya kegiatan produksi dan tertundanya kegiatan penjualan barang. Salah satu unsur terpenting untuk menunjang kelancaran produksi adalah persediaan bahan baku karena apabila bahan baku perlu dilakukan dengan baik. Pengolahan bahan baku unsur persediaan. Persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan barang kain pada perusahaan Baju Kaos “Baboon T-Shirt” Malang tidak dilakukan dengan baik sehingga mengakibatkan kekurangan persediaan bahan baku kain dan produksi tidak dapat berjalan lancar. Untuk mencapai kelancaran produksi jumlah bahan baku yang tersedia harus optimal. Untuk mencapai angka yang optimal perusahaan harus menggunakan metode persediaan yang tepat. Oleh karena itu penulis dalam penelitian mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat persediaan bahan baku kain dan untuk mengetahui gambaran tingkat persediaan bahan baku kain dan untuk mengetahui analisa tingkat persediaan bahan baku kulit yang tepat guna kelancaran produksi pada perusahaan Baju Kaos “Baboon T-Shirt” Malang.
Untuk memecahkan masalah metode analisa yang digunakan yaitu Analisa Persediaan Minimum untuk menghindari datang nya bahan baku yang sering terlambat, Menentukan titik pemesanan kembali atau ROP titik dimana harus diadakan pesanan lagi, Menentukan Economic Order Quantity Menentukan besarnya pesanan per tahun yang paling banyak dimiliki perusahaan.
Dari penjumlahan di atas dapat ditarik kesimpulan pada tahun 2004 perusahaan Baju Kaos “Babon T-Shirt” Malang harus mempunyai persediaan minimum sebesar 252 kg sedangkan persediaan maximum yang ada adalah 2.248 kg dan pada saat persediaan bahan baku 5.425 kg perusahaan melakukan pemesanan kembali, pemesanan persediaan dalam satu tahun 9 kali dengan jumlah bahan baku yang paling ekonomis adalah 1.996 kg.
Tidak tersedia versi lain