CD-ROM
Analisis kelelahan pada poros tumpuan cantilever dengan variasi geometri (CD)
Sebuah poros pada suatu mesin bila bekerja dalam waktu yang lama dan terus menerus akan mengalami kerusakan. Dan kerusakan pada poros akan mengakibatkan poros menjadi patah. Bila suatu poros kita putar pada putaran yang tinggi dan terus menerus akan mengalami konsentrasi tegangan. Dan dengan adanya konsentrasi tegangan maka akan mengakibatkan poros mengalami kegagalan yang disebut patah.
Dalam perancangan komponen mesin, poros dirancang berdasarkan bentuk geometri, ukuran, bahan, serta berdasarkan beban yang akan diterima dan kondisi lingkungan dimana komponen mesin akan bekerja. Disini timbul permasalahan yaitu Bagaimana menganalisa pengaruh variasi geometri terhadap kelelahan yang terjadi pada poros sehingga terjadi patah.
Untuk menganalisa permasalahan yang ada maka dilakukan proses pengujian poros dengan tumpuan cantilever menggunakan mesin uji lelah Wőhler sedangkan spesimen uji-nya adalah bahan baja ST 42 dengan 4 macam variasi geometri, langkah – langkah dalam melakukan pengujian adalah dengan memasang spesimen uji ( poros ) pada mesin uji patah lelah terlebih dahulu, kemudian pemasangan beban ( pegas ) yang konstan dengan car mengaitkan salah satu ujung pegas pada spesimen uji dan ujung pegas lainnya pada ulir guna pengaturan, sebagai alat pengukur lamanya waktu hingga poros patah digunakan stop watch, alat pemutar spesimen menggunakan motor AC yang ditransmisikan melalui V-Belt, dilanjutkan dengan pengambilan data- data yang diperlukan.
Setelah semua proses pengujian dilakukan dan data – data telah diperoleh maka didapatkan hasil poros dengan bentuk geometri II yang memiliki perubahan bentuk tiba – tiba mengalami patah paling cepat diikuti poros dengan bentuk geometri I, III dan IV hal ini dikarenakan nilai tegangan yang terjadi pada poros geometri II paling besar dibanding poros geometri I, III dan IV.
Tidak tersedia versi lain