CD-ROM
Anggaran biaya produksi sebagai tolak ukur pengendalian biaya pada perusahaan Sukma Cipta Ceramic's Malang (CD)
Dalam perusahaan manufaktur, aktifitas yang memegang peranan penting adalah aktivitas produksi. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya modal yang ditanam pada aktivitas produksi. Tepat atau tidaknya cara pengolahan atas biaya produksi akan menentukan keberhasilan dan kegagalan financial yang dapat membawa pengaruh terhadap kelangsungan hidup bagi perusahaan. Satu usaha untuk mencapai suatu proses produksi yang efisien dan efektif adalah dengan mengusahakan agar penggunaan dari unsur-unsur biaya produksi dapat diusahakan serendah dan sewajar mungkin. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk bisa menyediakan perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian terhadap berbagai aktifitas perusahaan. Penelitian yang dilakukan pada Perusahaan Sukma Cipta Ceramic’s Malang ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelakasanaan perusahaan dalam mengendalikan anggaran biaya produksi dan bagaimana menganalisis anggaran biaya produksi tersebut sebagai tolak ukur dalam pengendalian biaya serta bagaimana tingkat produktifitas yang terjadi pada perusahaan tersebut.
Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis biaya produksi yaitu analisis yang menjelaskan serta memberikan gambaran mengenai anggaran biaya produksi dan realisasi biaya produksi, maka akan digunakan teknik analisis klasifikasi biaya High and Low Point, analisis terhadap pelaksanaan atas biaya produksi yang dikendalikan, maka akan digunakan rumus produktifitas dan analisis yang digunakan untuk mengetahui selisih atas produksi yang direncanakan dan biaya produksi yang terealisasi menggunakan analisis selisih jumlah biaya produksi, yaitu diantaranya adalah selisih jumlah biaya bahan baku, selisih jumlah biaya tenaga kerja langsung dan jumlah selisih biaya overhead pabrik.
Berdasarkan hasil penelitian, evaluasi dan pembahasan dengan menggunakan beberapa teknik analisis di atas, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan bahwa rata-rata jumlah anggaran biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah sebesar Rp. 91.861.250 pertahun dengan rata-rata jumlah produksi pertahun adalah sebesar 419.454 unit. Dimana untuk biaya bahan baku, rata-rata adalah sebesar Rp. 39.192.500 pertahun, untuk biaya tenaga kerja langsung, rata-rata sebesar Rp. 28.000.000 pertahun, dan untuk biaya overhead pabrik, rata-rata sebesar Rp. 23.868.750 pertahun. Sedangkan untuk tingkat produktivitas perusahaan, rata-rata adalah sebesar 166% pertahun.
Tidak tersedia versi lain