CD-ROM
Analisis pengaruh faktor makro ekonomi dan faktor mikro ekonomi terhadap risiko investasi saham : studi pada perusahaan rokok yang terdaftar di LQ45 (CD)
Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pertumbuhan Produk Domestik Bruto, Laju Pertumbuhan Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga Deposito, Nilai Tukar Rupiah, Deviden Payout, Assets Growth, Leverage, Liquidity, Assets Size, Earnings Variability dan Accounting Beta terhadap Risiko Investasi Saham.dan menganalisis variabel mana yang dominan pengaruhnya terhadap Risiko Investasi Saham, dan kegunaan penelitian ini secara praktis dari hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi seorang investor dalam menentukan kebijakan dan langkah-langkah dalam mengambil keputusan investasi secara tepat dan secara akademis untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang lebih luas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi risiko investasi pada saham. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanasi, dengan pendekatan kuantitatif karena menggunakan alat statistik untuk menyelesaikannya, terutama statistik yang berkenaan dengan pasar modal dan Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Rokok yang temasuk dalam LQ45 dengan sampel dalam penelitian ini adalah harga saham dan laporan keuangan perusahaan selama tahun 2003-2004, IHSG, harga saham LQ45 (bulanan) dari emiten-emiten yang dijadikan obyek dalam penelitian ini diambil dari Jakarta Stock Exchange. Kurs rupiah, tingkat suku bunga deposito, tingkat produk domestik bruto dan inflasi diambil dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia dari Bank Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh beberapa kesimpulan mengenai pengaruh variabel faktor makro serta pengaruh variabel faktor mikro di 3 perusahaan rokok yang termasuk dalam LQ45 (PT Gudang Garam Tbk, PT HM Sampoerna Tbk dan PT Bentoel Investama Tbk) yaitu sebagai berikut: Variabel Produk Domestik Bruto, Inflasi, Suku Bunga Deposito, Kurs, Deviden Payout, Assets growth, Leverage, Likuiditas, Assets Size dan Earning variability secara simultan berpengaruh signifikan terhadap risiko investasi saham. Kesimpulan ini berlaku baik pada PT Gudang Garam, PT HM Sampoerna maupun PT Bentoel Investama.Variabel Deviden Payout secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap risiko investasi saham. Variabel Assets Size secara parsial berpengaruh kecil negatif dan signifikan terhadap risiko investasi saham.Variabel Tingkat Suku bunga deposito, Assets growth dan Earning variability secara parsial berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap risiko investasi saham. Variabel Leverage secara parsial tidak berpengaruh tetapi signifikan terhadap risiko investasi saham. Sedangkan variabel Produk domestik bruto, Inflasi, Kurs dan Likuiditas secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap risiko investasi saham. Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap risiko investasi saham adalah Deviden payout.
Tidak tersedia versi lain