CD-ROM
Perhitungan harga pokok produksi sebagai dasar untuk menetapkan harga jual pada PT. Karya Guna Ekatama Pasuruan (CD)
Penentuan metode perhitungan harga pokok produksi tergantung dari sifat produksi dari produk yang dihasilkan. Apabila hasil produksinya bersifat pesanan, maka perusahaan menggunakan harga pokok pesanan (job order method). Jika hasil produksinya bersifat massa, maka metode perhitungan harga pokok persediaan menggunakan metode harga pokok proses (process cost method). Perhitungan harga pokok produksi merupakan suatu hal yang penting. Upaya yang dilakukan perusahaan dalam menghitung harga pokok produksi harus dilakukan secara teliti dan cermat.
Pada PT. Karya Guna Ekatama, belum melakukan pengklasifikasian biaya, seperti pada biaya telepon yang seharusnya dicatat di biaya administrasi dan umum dicatat di BOP. Begitu juga pada biaya gaji karyawan yang seharusnya dicatat pada biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum berdasarkan biaya gaji yang diberikan kepada karyawan, maka dicatat semua pada biaya overhead pabrik. Sehingga biaya yang dicatat pada biaya overhead pabrik terlalu tinggi, dari biaya yang dikeluarkan sesungguhnya. Ketidaktepatan penentuan harga pokok karena dalam penentuan harga pokok belum menggunakan perhitungan unit ekuivalen sehingga harga pokok per unit belum diketahui secara tepat. Ketidaktepatan penentuan harga pokok produksi akan menyebabkan:
1. Harga pokok produksi yang ditetapkan perusahaan terlalu tinggi dibandingkan dengan melakukan perhitungan unit ekuivalen pada tiap produk.
2. Harga jual yang ditetapkan perusahaan terlalu tinggi dibanding dengan setelah dilakukan analisa.
Kelemahan penelitian di sini adalah penggunaan metode harga pokok proses tanpa memperhitungkan persediaan produk dalam proses awal, serta tanpa memperhitungkan produk hilang di awal proses dan produk hilang di akhir proses. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi dalam perhitungan unit ekuivalen pada produk yang diolah oleh perusahaan.
Tidak tersedia versi lain