CD-ROM
Penerapan akuntansi sosial sebagai laporan pertanggungjawaban sosial perusahaan pada PT. PG. Krebet Baru Malang (CD)
Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui tanggung jawab social perusahaan tersebut adalah dengan menggunakan metode pengukuran antara lain social cost, social audit, social program, social balance, dan social capital. Dengan metode-metode pengukuran tersebut dapat diketahui biaya dan manfaat sosial yang ada atau tanggung jawab sosial yang telah dilakukan. Sedangkan untuk menyajikan tanggung jawab sosial tersebut dapat dilaporkan dalam akuntansi sosial. Akuntansi sosial bertujuan untuk mengungkapkan biaya sosial dan keuntungan sosial yang ditimbulkan oleh kegiatan perusahaan kepada masyarakat. Sehingga hasil yang relevan dapat ditentukan. Hasil ini adalah Social Economic Profit bagi perusahaan. Ada beberapa pendekatan yang dapat dijadikan pedoman dalam penyajian akuntansi sosial, yaitu: (1) perluasan Laporan Keuangan : (a) pengungkapan secara Naratif; (b) perkiraan Tambahan; (2) Format Pelaporan Baru : (a) Inventory Approach, (b) Outlay Cost Approach; (c) Cost Benefit Approach; (d) Program Management Approach; (e) Goal Accounting Approach dan Laporan Nilai Tambah.
Pada dasarnya PT. PG. Krebet Baru Malang sudah menjalankan tanggung jawab sosialnya melalui berbagai macam aktivitas-aktivitas sosial, hanya saja sampai saat ini aktivitas-aktivitas sosial yang telah mengeluarkan banyak biaya tersebut tidak atau belum diklasifikasikan dan dilaporkan dalam bentuk laporan pertanggungjawaban sosial tersendiri. Hal ini disebabkan karena perusahaan belum mengenal atau mengetahui akuntansi sosial, serta belum adanya standart baku yang mengatur agar perusahaan melaporkan kewajiban sosialnya. Akuntansi sosial merupakan topik yang memerlukan lebih banyak perhatian, baik dari para ahli akuntansi maupun dari kalangan praktisi, karena penerapan akuntansi sosial masih belum terlaksana secara tepat. Pengetahuan tentang hal tersebut masih terasa asing bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. Oleh karena itu untuk menunjang penerapan akuntansi sosial perlu adanya acuan yang jelas dan diterima umum, serta perlu adanya pengawasan dari pihak eksternal perusahaan oleh suatu pihak yang independen yang dapat menjamin kelayakan laporan akuntansi sosial.
Tidak tersedia versi lain