CD-ROM
Pengaruh pendidikan dan pelatihan kerja terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan pada PT (Persero) pelabuhan Indonesia cabang IV Balikpapan (CD)
Banyak masalah yang timbul berkaitan dengan ketenagakerjaan terutama yang berkaitan dengan masalah pendidikan dan pelatihan kerja karyawan. Hal inilah yang kiranya membuat fungsi manajemen harus benar-benar mempertimbangkan secara lebih mendalam dalam rangka pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan kerja karyawan.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis terdorong untuk mengambil judul “Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Kerja Terhadap Peningkatan Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia Cabang IV Balikpapan”
Tujuan penelitian pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia Cabang IV Balikpapan adalah sebagai berikut: 1) Untuk menganalisis hubungan variabel pendidikan dan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan. 2) Untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan kerja terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan sehingga dapat diketahui variabel mana yang dominan berpengaruh terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan.
Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa data kuantitatif yaitu suatu teknik analisa data yang menggunakan angka-angka agar pemecahan masalah dapat dihitung secara pasti dengan perhitungan matematik. Menggunakan analisis korelasi dan regresi linier berganda.
Dari hasil analisis didapatkan nilai koefisien korelasi r sebesar 0,496 hal ini menunjukkan hubungan yang sedang antara variabel bebas pendidikan dan pelatihan kerja dengan tingkat prestasi kerja karyawan pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia Cabang IV Balikpapan. Selain itu Hubungan ini bersifat positif atau searah yang berarti jika pendidikan dan pelatihan kerja makin ditingkatkan maka akan meningkatkan pula produktivitas kerja karyawan demikian juga sebaliknya.
Dari hasil uji F dapat disimpulkan bahwa F hitung lebih besar dari F tabel yang berarti bahwa pada taraf nyata = 0,05 Pendidikan (X1), dan Pelatihan Kerja (X2) secara simultan/bersama-sama mempunyai pengaruh bermakna terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Y) dapat diterima atau teruji pada taraf nyata = 0,05.
Untuk pengujian hipotesis II didapatkan hasil koefisien regresi yang ada ternyata variabel latihan kerja (X2) koefisien regresinya paling besar dan nilai t hitungnya juga paling besar dibandingkan dengan nilai koefisien regresi dan nilai t hitung variabel bebas lainnya dan signifikan pada taraf nyata = 0,05 (r < 0,05), maka hipotesis kedua yang menyatakan bahwa diduga variabel Latihan kerja (X2) mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap prestasi kerja teruji dengan taraf nyata = 0,05.
Tidak tersedia versi lain