CD-ROM
Pengaruh kedisiplinan terhadap kinerja karyawan pada PT.PLN (Persero) Area Malang (CD)
Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh variabel kedisiplinan yang terdiri dari absensi, keterlambatan kerja dan pelanggaran peraturan di PT. PLN (Persero) Unit Bisnis Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Malang terhadap kinerja karyawan dilakukan oleh perusahaan, juga untuk mengetahui mana yang paling dominan pengaruhnya dari ketiga faktor kedisiplinan yang meliputi absensi, keterlambatan kerja dan pelanggaran peraturan di perusahaan terhadap kinerja karyawan.
Dalam penelitian di PT. PLN (Persero) Unit Bisnis Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Malang ini, menggunakan alat statistik yaitu analisis regresi berganda. Sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas yang hasilnya semua variabel memiliki nilai koefisien positif dan lebih besar dari r tabel, serta probabilitasnya lebih kecil dari = 5%, serta hasil analisis reliabilitas menunjukkan semua variabel dengan jumlah butir 2 mempunyai nilai koefisien reliabilitas lebih besar dari 0,6. Jadi berdasarkan uji validitas dan reliabilitas semua variabel layak digunakan untuk penelitian ini. Sedangkan pada analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel kedisiplinan yaitu absensi, keterlambatan kerja dan pelanggaran peraturan yang dilakukan karyawan dengan mendapat persamaan setelah dilakukan pengolahan data dengan komputerisasi software SPSS adalah :
Y = 1.817 + 0,210X1 + 0,113X2 + 0,165X3
Secara bersama-sama (dengan menggunakan uji F) maupun secara parsial (dengan menggunakan uji t)
Dari hasil penelitian dan analisis, dapat diketahui bahwa variabel-variabel dalam kedisiplinan mempunyai pengaruh secara bersama-sama dan secara parsial. Dalam hal ini ditunjukkan Fhitung > Ftabel (15,226 > 2,81) dengan nilai probabilitasnya lebih kecil dari = 0,05 (0,000 < 0,05), sedangkan pada ujit t pada variabel absensi diperoleh nilai thitung > ttabel (3,226 > 2,000), pada variabel keterlambatan kerja diperoleh nilai thitung > ttabel (2,128 > 2,00) dan pada variabel pelanggaran peraturan diperoleh nilai thitung > ttabel (2,472 > 2,00). Dengan demikian variabel kedisiplinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Bisnis Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Mala
Tidak tersedia versi lain