CD-ROM
Analisis perbandingan sistem biaya konvensional dgn activity based costing system dalam penentuan harga pokok prod.yg tepat PT.Pesona Remaja Mlg(CD)
Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang terdiri dari biaya aktivitas yang berdasarkan unit, batch dan fasilitas.
Adapun variabel yang digunakan adalah harga pokok produksi berdasarkan sistem biaya konvensional dan Activity Based Costing System, masing-masing terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik, kemudian membandingkan keduanya untuk menentukan harga pokok produksi yang tepat.
Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah Activity Based Costing System, dimana dalam perhitungan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung adalah sama dengan perhitungan sistem biaya konvensional, yang membedakan hanya pada perhitungan biaya overhead pabrik, yaitu : penggolongan berbagai aktivitas, menghubungkan biaya dengan aktivitas, pengumpulan biaya overhead yang mempunyai cost driver yang sama, penentuan besarnya cost driver, menetapkan tarif kelompok biaya, perhitungan biaya overhead pabrik dengan cost driver.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah : (1) harga pokok produksi dengan menggunakan sistem biaya konvensional adalah Rp. 2.000.048.659 untuk celana AKO dan Rp. 2.100.056.336 untuk celana CAESAR, sedangkan harga pokok produksi dengan menggunakan Activity Based Costing System adalah Rp. 2.056.822.560 untuk celana AKO dan Rp. 2.043.281.843 untuk celana CAESAR, sehingga distorsi biaya yang timbul untuk celana AKO sebesar Rp. 56.773.901 dan untuk celana CAESAR sebesar Rp. 56.774.493. (2) Klasifikasi biaya yang tepat dan teliti, akan memperoleh harga pokok produksi yang akurat dan relevan, (3) Activity Based Costing System lebih efisien digunakan pada perhitungan biaya produk dalam jumlah besar
Tidak tersedia versi lain