CD-ROM
pengaruh motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan studi pada bagian produksi pada perusahaan kecap cap Kuda Tulungagung (CD)
Sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan produksi dan kegiatan organisasi. Sumber daya manusia mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam suatu fungsi tertentu, untuk bisa menyelesaikan atau menjalankan tugas dan wewenang yang diberikan dengan baik dan lancar. Manajemen sumber daya manusia menangani masalah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Sumber daya manusia dalam organisasi tidak lepas dari unsur pimpinan dan bawahan atau staf, dimana keduanya mempunyai peranan penting dalam menunjang keberhasilan tujuan organisasi. Di samping itu manusia merupakan faktor penggerak di seluruh aktivitas perusahaan, maka tenaga kerja hendaknya mendapat perhatian khusus dari pihak perusahaan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya motivasi yang diberikan oleh perusahaan kecap “Cap Kuda” Tulungagung antara lain karyawan merasa kesejahteraannya kurang terpenuhi, kurangnya komunikasi antara atasan dan bawahan, pekerjaan rutin yang membosankan. Sehingga mengakibatkan tingginya tingkat absensi dan para karyawan tidak mempunyai semangat dan kegairahan dalam bekerja.
Demikian halnya dengan perusahaan kecap “Cap Kuda” Tulungagung, dalam rangka pembinaan karyawan agar lebih giat bekerja dan bersemangat, pemberian motivasi dari pimpinan sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas kerja. Sehingga dengan adanya motivasi yang baik maka akan menjadikan karyawan bekerja lebih giat dalam menjalankan tugasnya, dan semua karyawan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga tujuan perusahaan akan dapat tercapai.
Dari sini penulis merumuskan bagaimana pengaruh motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah rumus-rumus statistik dengan rumus regresi sederhana. Motivasi yang meliputi faktor pemuas dan faktor pemeliharaan mempunyai pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan yang meliputi kuantitas hasil kerja dan kualitas hasil kerja. Hasil analisis motivasi dan variabel produktivitas kerja mempunyai hubungan yang kuat yaitu sebesar 66,4%. Dan koefisien determinasi sebesar 0,440 yang berarti variabel motivasi dapat menjelaskan variabel produktivitas kerja sebesar 44%, sedangkan sisanya 56% produktivitas kerja dijelaskan oleh variabel selain variabel motivasi.
Tidak tersedia versi lain